USM-Indonesia Gelar Seminar Personal Power Class

Medan | Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar Seminar Personal Power Class bertajuk Stay Local Go Global, berlangsung di gedung Ign. Washington Purba, Jalan Kapten Muslim, No. 79, Medan, Rabu, (4/4/2018). Langkah ini adalah salah satu upaya USM-Indonesia dalam membekali para mahasiswa nya sebelum memasuki dunia alumni, agar mampu hidup kreatif dan berdaya saing secara nasional bahkan global.

“Seminar ini sangat penting untuk memotivasi dan membekali mahasiswa untuk mampu berdaya saing dalam menjalankan profesi masing-masing nantinya di tengah-tengah masyarakat, dengan motto cerdas berkarakter,” kata Rektor USM-Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes, yang sekaligus membuka seminar.

Seminar ini menghadirkan motivator Troyevan Saragih yang juga pelaku entrepreneur dan pembicara internasional di banyak negara. Dalam penjelasannya Troyevan menekankan pentingnya melakukan apa saja yang membuat kita berhasil. “Lakukan apa yang membuat kamu berhasil, jika tidak jangan lakukan,” ungkapnya. Troyevan menceritakan kisah hidupnya bagaimana dulu memulai usaha dan bisnis dari modal nol, hingga bisa memiliki beberapa bisnis seperti sekarang.

Kata Troyevan, kesuksesan merupakan soal bagaimana kita berani melakukan sesuatu impian dan tidak mau berhenti walau banyak kendala. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan seseorang harus aktif, berani memulai, memiliki kesiapan, kerjasama dan memiliki strategi dan bertindak langsung. Mahasiswa harus bisa memimpin diri sendiri, melakukan perubahan dan percaya diri.

Ketua Pusat Pengembangan Karir USM-Indonesia, Dewi R. Bancin, MKM mengatakan seminar ini ke depan akan terus dilakukan untuk menambah wawasan mahasiswa serta menciptakan alumni yang unggul dan berdaya saing dalam level nasional hingga tingkat global sesuai visi dan core values USM-Indonesia. Seminar tersebut dihadiri 500-an  peserta, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa tingkat akhir dari semua program studi di lingkungan kampus USM-Indonesia. (Zega/Karmel).

LEAVE A REPLY