Pemerintah berambisi memiliki satelit sendiri pada 2022. Tahun depan pemerintah akan membuka lelang satelit itu (dok. AFP PHOTO / CNES)

Jakarta, CNN Indonesia — Kementerian Komunikasi dan Informatika berencana akan melakukan lelang untuk proyek satelit pemerintah. Lelang ini akan dilakukan tahun depan.

Lelang dibuat untuk menentukan badan usaha yang merancang dan meluncurkan satelit tersebut. Adapun, masa operasi satelit tersebut diperkirakan berdurasi 15 tahun.

Satelit yang dirancang dan diluncurkan itu adalah satelit pemerintah. Setelah diluncurkan satelit itu akan dikelola, dimiliki, dan dikendalikan sendiri oleh pemerintah.

“Ini bukan satelit komunikasi biasa yang dimiliki televisi atau telepon, tapi namanya satelit internet berkecepatan tinggi,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, saat ditemui di acara Inclusive Business yang digelar di kawasan Gambir, Jakarta, Rabu (13/12).

“Tahun 2018 akan ditetapkan siapa yang akan merancang, membangun, dan meluncurkan satelit,” lanjutnya.

Menurut dia, satelit ini nantinya akan digunakan sebagai tulang punggung koneksi sekolah di seluruh Indonesia. Ia mengatakan, ada 226 ribu sekolah dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas yang perlu dihubungkan dengan internet.

Hal ini mengingat ujian nasional kini sudah berbasis komputer. Namun, hingga saat ini, baru 80 ribu sekolah saja yang sudah terhubung koneksi internet. Mimpinya, nanti seluruh kegiatan belajar mengajar akan memanfaatkan internet, tak cuma saat pelaksanaan ujian nasional saja.

Tak hanya itu, satelit ini pun akan digunakan untuk menyambungkan informasi antar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh Indonesia. Ia bilang, dari 10 ribu Puskesmas yang ada, baru sekitar 30 persen yang terhubung internet.

“Selain itu, ada Koramil, Polsek, dan kantor desa sebanyak 75 ribu gedung yang perlu dihubungkan,” paparnya.

Ia melanjutkan, satelit ini merupakan pendukung satelit Palapa Ring. Hanya saja, palapa ring hanya bisa menjakau ibu kota provinsi dan kabupaten saja, sehingga pemerintah perlu mengembangkan akses lanjutan ke tingkat pelosok.

“Palapa Ring itu backbone, tapi kan ada daerah di-remote, jadi ya sudah pakai satelit yang itu (yang akan dilelang). Kalau di gunung, menarik kabel kan tidak mudah, pakai satelit paling cepat. Berbeda teknologinya,” imbuhnya.

Sayangnya, Rudiantara belum menghitung secara detail nilai satelit yang akan dilelang tersebut. Apalagi, pemerintah masih belum tahu jumlah satelit yang diluncurkan. Tapi, berkaca pada satelit Palapa Ring, total nilai yang dikucurkan bisa mencapai Rp19 triliun.

“Kami masih hitung apakah nanti dua, tiga satelit, atau tiap tahun berturut-turut akan ada satu satelit. Karena ini besar, ada 130 ribu titik yang harus dihubungkan,” paparnya. (eks)

Sumber:https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20171213120349-213-262070/kemenkominfo-buka-lelang-satelit-pemerintah-tahun-depan

LEAVE A REPLY