Blog Page 3

Simulasi Bencana Di Gedung Bertingkat

UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MELAKUKAN SIMULASI BENCANA DI GEDUNG BERTINGKAT

Bencana adalah peristiwa yang dapat mengancam dan mengganggu stabilitas masyarakat, sehingga dapat menyebabkan kerugian dalam berbagai bidang seperti:  ekonomi, teknologi, lingkungan, sosial, biologi, dan bidang lainnya. Nah, bencana sendiri terbagi menjadi 2 yakni bencana alam dan bencana non-alam. Berbicara tentang bencana alam, kita semua sudah pasti tahu bahwa negara kita rawan terjadi bencana alam. Tahukah kenapa hal tersebut dapat terjadi? Jawabannya adalah karena negara kita (Indonesia) berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau  Ring of Fire. Cincin Api Pasifik/ Ring of Fire adalah istilah yang digunakan untuk wilayah yang sering mengalami letusan berapi aktif dan gempa bumi.

Berbicara tentang Gempa bumi, pasti membuat kita sedikit takut bahkan benar-benar takut. Apalagi, jika di antara kita sudah pernah mengalami goncangan dasyat dari gempa bumi yang membuat trauma yang cukup mendalam. Oleh karena itu, Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep selaku dosen pengajar mata kuliah Keperawatan Bencana berinisiatif untuk mengadakan simulasi bencana gempa bumi. Adapun simulasi itu mencakup tentang penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi di ruangan bertingkat..

Simulasi ini berlangsung dengan sangat baik. Awalnya simulasi ini di lakukan di dalam kelas lalu di lakukan di lantai atas gedung kampus tersebut. Para mahasiswa dapat memerankan perannya masing-masing dalam melakukan simulasi tersebut. Beberapa mahasiswa di tunjuk sebagai Captain Floor. Hal ini merupakan salah satu bentuk untuk menjadikan mahasiswa menjadi Leadership dalam sebuah kegiatan.

Para mahasiswa peserta simulasi sangat antusias terhadap kegiatan ini karena di nilai memiliki banyak dampak positif dan sesuatu hal yang sangat perlu di sebarluaskan ke masyarakat luas. Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mengembangkan wawasan para mahasiswa agar tanggap menghadapi bencana alam khususnya gempa bumi. Melalui simulasi ini, di harapkan agar mahasiswa dapat menjadi Leadership jika terjadi bencana gempa bumi karena sudah terpapar informasi bagaimana penyelamatan diri saat terjadi bencana gempa bumi. Mulia sekali rasanya jika kita dapat menyelamatkan banyak jiwa saat terjadi bencana. Universitas Sari Mutiara Indonesia kampus tanggap bencana!

 

Redaksi :

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Theresia Yuni F.S

Simulasi Pembuatan Biopori

UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MELAKUKAN SIMULASI PEMBUATAN LUBANG BIOPORI

Medan adalah salah satu kota yang cukup sering terkena banjir di karenakan beberapa faktor. Banjir kerap menjadi masalah yang cukup serius karena mengganggu aktivitas masyarakat di kota Medan. Bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, namun juga memberikan dampak yang negatif. Beberapa dampak tersebut seperti merusak ketahanan bangunan, menyebabkan munculnya berbagai penyakit, dan masih banyak lagi. Universitas Sari Mutiara Indonesia yang merupakan kampus tanggap bencana akhirnya mengadakan simulasi pemasangan Biopori. Ada yang tahu apa itu Biopori? Biopori merupakan alat yang di tanam di dalam tanah, alat ini mampu meresap air saat hujan sehingga menjadi salah satu solusi untuk mengatasi banjir. Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah..

Simulasi pemasangan Biopori ini di bimbing langsung oleh bapak Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep selaku dosen pengajar mata kuliah Keperawatan Bencana. Simulasi pemasangan Biopori ini di ikuti oleh seluruh mahasiswa mahasiswi jurusan S1 Keperawatan tingkat IV. Kegiatan simulasi tersebut di adakan pada hari Jumat, 4 Oktober 2019 di Lapangan. Kegiatan ini mengundang perhatian para mahasiswa mahasiswi lain karena di adakan di tengah tengah kampus. Mahasiswa mahasiswi yang mengikuti simulasi pemasangan Biopori tersebut terlihat sangat antusias serta bersemangat saat mengadakan simulasi karena ini adalah kegiatan baru bagi mereka.

Simulasi pemasangan Biopori ini berjalan dengan lancar. Dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak, maka mereka di bagi beberapa kelompok. Seluruh kelompok berhasil melakukan pemasangan Biopori dengan baik. Terlihat seluruh mahasiswa yang mengikuti simulasi pemasangan Biopori itu bersemangat selama kegiatan berlangsung.

Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mengembangkan wawasan para mahasiswa dalam penanganan bencana banjir. Melalui simulasi ini, di harapkan agar mahasiswa dapat mengaplikasikan simulasi tersebut secara langsung di tengah tengah masyarakat . Universitas Sari Mutiara Indonesia kampus tanggap bencana!

 

Redaksi :

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Theresia Yuni F.S

Ulang Tahun Mahatma Gandhi Ke 150

0

LAPORAN PERAYAAN ULANG TAHUN MAHATMA GANDHI KE 150 DAN HARI ANTI KEKERASAN INTERNASIONAL

Pada tanggal 2 Oktober 2019 telah dilaksanakan Perayaan Ulang Tahun Mahatma Gandhi ke-150 di Ign. Washington Purba Hall, Universitas Sari Mutiara Indonesia. Sebagai rangkaian kegiatan perayaan, turut diresmikan patung dan pameran foto Mahatma Gandhi di kampus Universitas Sari Mutiara Indonesia oleh Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste. Acara tersebut terselenggara atas kerja sama antara Universitas Sari Mutiara Indonesia dan Konsulat Jenderal India di Medan. 

 

Pada acara tersebut, hadir konsul-konsul jenderal dan konsul kehormatan dari beberapa negara sahabat, di antaranya Cina, Jepang, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Malta, dan Polandia, serta beberapa tamu undangan Konsulat Jenderal India lainnya. Selain dari pada itu, hadir pula Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 1 Sumatera Utara, Bapak Prof. Dr. Dian Armanto, M.Pd., M.A., M.Sc., Ph.D, serta seluruh civitas akademika.

Rangkaian acara perayaan diawali dengan peresmian patung Mahatma Gandhi di Universitas Sari Mutiara Indonesia oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Bapak Pradeep Kumar Rawat dan Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan, Bapak Parlindungan Purba, S.H., M.M., yang disaksikan oleh Konsul Jenderal India di Medan, Bapak Raghu Gururaj dan Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pameran foto-foto kehidupan Mahatma Gandhi mulai dari kecil. Beberapa karya desain poster mahasiswa USM-Indonesia juga ditampilkan pada pameran foto tersebut. Acara puncak perayaan ulang tahun Mahatma Gandhi tersebut ditandai dengan sambutan-sambutan, penampilan tarian mahasiswa, pemutaran film dokumenter yang berkisah tentang kehidupan Mahatma Gandhi, dan ditutup dengan pertukaran cenderamata. 

Acara tersebut mendapat apresiasi yang luar biasa dari seluruh tamu undangan karena menandai hubungan persahabatan dan kesepahaman dalam hal menciptakan perdamaian dunia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada semua pihak, terutama civitas akademika dan perguruan tinggi untuk mampu mengamalkan nilai-nilai perdamaian, cita luhur, visi, nasionalisme, dan cinta kasih yang ditanamkan oleh Mahatma Gandhi, sehingga perguruan tinggi mampu menjadi agen perdamaian pada masa sekarang ini.

http://harian.analisadaily.com/mobile/kota/news/usmi-rayakan-hari-lahir-mahatma-gandhi/803051/2019/10/03

Patung Mahatma Gandhi di USM Indonesia jadi Inspirasi Civitas Akademika

Hari Lahir ke-150 Mahatma Gandhi Dirayakan di Medan

http://www.globalplanet.news/berita/20484/konjen-india-rayakan-hari-lahir-mahatma-gandhi-di-usmi 

 

Multi Disiplin Ilmu Berbasis Industri 4.0

0
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI USM INDONESIA MEDAN
SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL MULTIDISIPLIN
ILMU BERBASIS INDUSTRI 4.0
Pada era digital sekarang ini sangat dibutuhkan bagi pendidikan khususnya dosen, mahasiswa dan stakeholder dalam meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan teknologi pada bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Era digital diawali dengan bergantinya pekerjaan manusia dengan machine learning yang dapat menuntut pada keaktifan dan kemandirian kita dalam menghadapi teknologi berbasis 4.0. Oleh sebab itu dibutuhkan koloborasi multidisiplin ilmu berbasis industri 4.0 bagi dosen, mahasiswa dan stakeholder yang dapat meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan publikasi karya ilmiah di nasional maupun internasional dan pengabdian kepada masyarakat.  Berdasarkan hal tersebut program studi Sistem Informasi USM Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 untuk membentuk dan meningkatkan intelektualitas, mental, dan daya kreatifitas, serta kemandirian mahasiswa/i dalam mengkolaborasi multidisiplin ilmu pada tanggal  28 September 2019 bertempat di Hall Universitas Sari Mutiara Indonesia Jalan Kapten Muslim No. 79 Medan yang dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Bapak Karnirius Harefa, S.Kp, S.Pd, M.Biomed.
Sebagai narasumber adalah  Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D dari Universitas Indonesia dengan topic  Tentang penerapan Machine Learning bagi kemajuan dan peningakatan daya saing multidisiplin ilmu bagi pendidikan,penelitian dan pengmas untuk dosen, mahasiswa dan stakeholder, dan Prof. Dr. Muhammad Zarlis, M.Sc dengan topik : Tentang kemajuan dan peningakatan daya saing multidisiplin ilmu bagi pendidikan, penelitian dan pengmas untuk dosen, mahasiswa dan stakeholder.
Penyelenggaraan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 tahun 2019 berdasarkan pada kerja himpunan mahasiswa prodi sistem informasi, penasehat fakultas dan senat perguruan tinggi Universitas Sari Mutiara Indonesia. Dengan berlandaskan kepada pengenalan koloborasi multidisiplin ilmu, yang ditujukan kepada mahasiswa, dosen dan stakeholder agar lebih memahami tentang fungsinya kolaborasi ilmu untuk berbasis industri 4.0.
Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 ini adalah sebagai berikut :
  • Menambah dan memperdalam multidisiplin ilmu pada bidang teknologi berbasis industry 4.0 di kalangan mahasiswa/i, dosen dan stakeholder
  • Menghasilkan karya ilmiah pada penelitian dan pengabdian kepada masyarakat nagi mahasiswa/i, dosen dan stakeholder
  • Mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa/i, dosen dan stakeholder
  • Media untuk mengembangkan kreativitas, wawasan dan intelektualitas dalam koloborasi multidisiplin ilmu bagi mahasiswa/i, dosen dan stakeholder
Paper yang masuk berasal dari Aceh, Batam, Padang dan dari Kampus yang ada di Sumatera Utara. Adapun asal peserta terdiri dari :
  • Peserta mahasiswa dari Fakultas Saintek USM Indonesia sebanyak 181 orang
  • Peserta mahasiswa dari kampus AMIK Anak Tunas Bangsa, Univ Prima Indonesia, Universitas Medam Area, Universitas Asahan, Universitas Darma Agung dan Politeknik Bisnis Indonesia sebanyak 15 orang
  • Peserta dosen dari USM Indonesia sebanyak 3 orang
  • Peserta dosen di luar USM Indonesia sebanyak 2 orang
  • Pemakalah mahasiswa dari program studi sistem informasi sebanyak 7 orang
  • Pemakala mahasiswa dari kampus Univ Prima Indonesia, Mahasiswa S2 Ilmu Komputer USU, Mahasiswa S2 UPI YPTK Padang, sebanyak 4 buah paper
  • Pemakalah dosen dari program studi sistem informasi sebanyak 2 buah paper
  • Pemakala dosen dari kampus Univ Prima Indonesia, Universitas Medan Area, STKIP Nias Selatan, UPMI, STIE ITMI, STMIK Mikroskil, STIKES Helvetia, Universitas Dharmawangsa USU, STMIK Royal Kisaran, S3 Manajemen Pendidikan UNIMED, Politeknik Negeri Batam  sebanyak 15 buah paper.  Jumlah peserta dan pemakalah yang hadir pada hari ini sebanyak 229 orang.
Publikassi paper akan terbit pada bulan desember 2019 di OJS Universitas Sari Mutiara Indonesia pada laman http://e-journal.sari-mutiara.ac.id dan acara ini akan kita laksanakan setiap tahunnya.
sumber:http://si.sari-mutiara.ac.id/berita/detail/seminar-nasional-multidisiplin-ilmu-berbasis-industri-40

Aksi Sosial Sadar Bencana

Kebakaran hutan dan lahan di beberapa daerah di Tanah Air, menimbulkan bencana kabut asap. Bukan hanya aktivitas warga terganggu, kesehatan bahkan nyawa menjadi taruhannya. Kondisi masyarakat yang rentan terserang hipoksia, suatu keadaan kekurangan oksigen yang dapat mengakibatkan permasalahan-permasalahan kesehatan. Karakteristik bencana kabut asap bersifat massal sehingga aspek kecepatan informasi sangat mendesak dan penting untuk diketahui masyarakat baik terkait kondisi kualitas udara, sistem mitigasi bencana, lokasi yang aman hingga pusat edukasi kesehatan terutama menitikberatkan pada aspek pencegahan suatu sumber masalah kesehatan (penyakit). Kabut asap kiriman mulai melanda Medan dalam dua pekan terakhir. Universitas Sari Mutiara Indonesia mengambil inisiatif akan masalah ini dengan mengerahkan mahasiswa untuk kelakukan aksi sosial sadar bencana dengan membagikan masker kepada pengendara di Traffic Light Kapten Muslim pada tanggal 25 September 2019 yang berlangsung selama 1 jam mulai pukul 07.00 – 08.00. Kegiatan ini di inisiasi oleh Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep selaku dosen pengajar mata kuliah kebencanaan yang dikontrol langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Bapak Karnirius Harefa, S.Pd, M.Biomed.

Setelah membagikan masker, mahasiswa melakukan long march dari traffic light sampai kekampus sambil menyuarakan slogan “sayangi bumi, sayangi sesama dan sayangi paru-paru kita”.

Masyarakat sangat antusias terhadap kegiatan ini dan sangan mengapresiasi aksi positif yang dilakukan. Kegiatan ini juga di support oleh Sari Mutiara Rescue, Jakarta Rescue Internasional, Artipena Sumut, DPK PPNI USM-Indonesia, Pusat Studi Kesmas, Kebencanaan & Lingkungan Hidup serta Maimun Foundation. Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mengembangkan budaya sadar akan bencana serta peduli kesehatan didalam lingkup kampus yang menjadikan kampus aman bencana, bebas asap rokok dan bebas narkoba. Universitas Sari Mutiara Indonesia adalah kampus yang adaptif, bekerja keras untuk bertransformasi terhadap pembaharuan.

Redaksi :
Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Aksi Sosial Pembagian Masker

0

UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MELAKUKAN AKSI SOSIAL PEMBAGIAN MASKER GRATIS DI SD AMAL LUHUR

Kebakaran yang terjadi di Riau ternyata menimbulkan kabut asap yang cukup tebal dan berdampak ke berbagai daerah. Salah satu daerah yang terkena dampaknya adalah kota Medan. Kabut asap yang cukup tebal membuat masyarakat kota Medan sedikit resah. Kabut asap yang melanda kota Medan menyebabkan status kualitas udara di kota ini masuk kategori tidak sehat. Pemerintah Kota Medan mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan segera ke sarana kesehatan terdekat jika mengalami gangguan kesehatan seperti sesak nafas.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan kampus tanggap bencana akhirnya melakukan Aksi Sosial ke beberapa SD di sekitar kampus tersebut. Aksi Sosial ini di pimpin langsung oleh bapak Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep selaku dosen pengajar mata kuliah Keperawatan Bencana disertai oleh Ns. Edriani Y. Simanjuntak, S.Kep, M.Kep dan Ns. Siska Evi Simanjuntak, S.Kep, M.Kep. Aksi sosial ini di ikuti oleh seluruh mahasiswa mahasiswi S1 Keperawatan tingkat IV. Aksi sosial ini di adakan pada hari Jumat, 27 September 2019 di SD Swasta Amal Luhur. Aksi sosial tersebut berupa penyuluhan kesehatan serta pembagian masker gratis untuk setiap siswa siswi disana. Dari kelas 1 sampai kelas 6 SD semuanya mendapatkan informasi terkait dampak kabut asap dan di berikan masker gratis sebanyak 1 per orang.

Kegiatan aksi sosial ini mendapatkan dukungan positif dari Pemilik Yayasan, Kepala Sekolah, serta guru-guru di SD Swasta Amal Luhur. Para mahasiswa yang melakukan aksi sosial juga dapat dengan cepat menjalin hubungan baik dengan siswa siswi disana. Di balik itu semua, ternyata banyak para siswa siswi yang tidak tahu dampak kabut asap sehingga mereka sama sekali tidak ada yang memakai masker. Dengan kedatangan mahasiswa mahasiswi Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka mengetahui berbagai hal tentang dampak kabut asap terutama dampaknya bagi kesehatan.

Kegiatan aksi sosial ini berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir. SD Swasta Amal Luhur juga menyambut para mahasiswa mahasiswi serta para dosen dengan sangat baik dan hangar. Bahkan pihak sekolah meminta agar para mahasiswa mahasiswi sering melakukan aksi sosial di sekolah tersebut.

Melalui kegiatan ini, di harapkan agar mahasiswa mahasiswi semakin peduli terhadap keadaan sekitar serta tanggap terhadap bencana yang sedang terjadi. Aksi sosial banyak memberikan dampak positif untuk banyak orang. Melalui hal kecil kita dapat menyelamatkan banyak jiwa. Universitas Sari Mutiara Indonesia, kampus tanggap bencana !.

Redaksi :

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Theresia Yuni F.S

Pembukaan Program Magang

Pembukaan Program Magang Mahasiswa Berseftifikat PT. Pegadaian (persero)

Sebanyak 4 orang mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Sari Mutiara Indonesia secara resmi diterima oleh PT. Pegadaian (persero) untuk mengikuti kegiatan PMMB di mulai dari 19 Agustus 2019 sampai dengan 18 Februari 2020.
Kegiataan pembukaan ini diadakan di Pesona Hall Kantor Wilayah I Medan PT. Pegadaian (persero) Medan yang menerima juga peserta PMMB lainnya seperti dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan LP3I Medan.
Dalam pembukaan tersebut, pimpinan wilayah PT.Pegadaian (persero) sangat berharap para mahasiswa dapat bekerja dengan baik serta sungguh-sungguh berkontribusi bagi PT. Pegadaian.
Bersamaan dengan dibukanya kegiatan PMMB secara resmi di Kantor-Kantor Wilayah, PT. Pegadaian juga mengadakan penandatangan Perjanjian Kerja Sama PMMB 2019 dengan Universitas Sari mutiara Indonesia di Gedung Langen Palikrama, Kantor Pusat PT.Pegadaian (Persero).
Acara penandatangan ini merupakan komitmen perseroan dalam membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang telah dicanangkan pemerintah.
PT Pegadaian (persero) melangsungkan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) dengan 18 perguruan tinggi di Indonesia.
PMMB dilaksanakan selama enam bulan yang tersebar di Pegadaian seluruh Indonesia disesuaikan dengan tempat perguruan tinggi itu berada. Peserta PMMB akan diberikan materi pengenalan perusahaan atau induksi secara online mandiri.
Kiranya kerjasama antara Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan PT. Pegadaian terus berlanjut, khususnya dalam kegiatan PMMB, setelah Batch 1 yang lalu telah berakhir dengan baik dan Batch 2 saat ini sedang berlangsung.

Multidisiplin Ilmu Berbasis Industri 4.0

0

Pada era digital sekarang ini sangat dibutuhkan bagi pendidikan khususnya dosen, mahasiswa dan stakeholder untuk meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan teknologi pada bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Era digital diawali dengan bergantinya pekerjaan manusia dengan machine learning yang dapat menuntut pada keaktifan dan kemandirian kita dalam menghadapi teknologi berbasis 4.0. Oleh sebab itu dibutuhkan koloborasi multidisiplin ilmu berbasis industri 4.0 bagi dosen, mahasiswa dan stakeholder yang dapat meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan publikasi karya ilmiah di nasional maupun internasional dan pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan gambaran di atas, kami sebaga panitia Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu berbasis Industri 4.0 memandang perlu diadakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan intelektualitas, mental, dan daya kreatifitas, serta kemandirian mahasiswa/i dalam mengkolaborasi multidisiplin ilmu.

Akan dilaksanakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Berbasis Industri 4.0
Yang akan dilaksanakan pada tgl 28 September 2019.
Contact Person
1. Burhan 081362092630
2. Ria 08982833000
Website : semnas.sari-mutiara.ac.id
Email : semnasmdibi@gmail.com

 

Business and Economic Asia Pacific Conference

MEDAN- Business and Economic Asia Pacific (BESIPA) kembali menggelar seminar nasional dalam rangka pelaksanaanThe 2nd BESIPA Conference bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara Indonesia (USM-Indonesia) di Medan setelah The 1st BESIPA Conference di Universitas Gajayana (Malang) pada tahun 2018 yang lalu.
Seminar yang bertemakan “Business and Economic in Industry 4.0 Era” ini diselenggarakan di USM-Indonesia tepatnya di Hall Ign. Washington Purba pada tanggal 3 s/d 5 Juli 2019. Adapun tujuan kegiatan ini untuk menginternalisasikan hal-hal yang terkait dengan revolusi di era industri 4.0 dalam bisnis dan ekonomi sehingga akademisi mampu menjadi role model pendidik dan peneliti di era digitalisasi dan membangun jejaring yang dapat membentuk terciptanya lingkungan yang mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas dalam menghadapi era ini.
Seminar nasional ini menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dalam negeri, seperti Prof. Dr. Dyah Sawitri, M.M dari Universitas Gajayana (Malang), Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., CA dari Universitas Sebelas Maret (Surakarta), dan Dr. Rini Indahwati, SE., Ak., M.Si., CA dari Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd) Sumut.
Peserta seminar juga berasal dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Indonesia dimulai dari yang paling timur yaitu dari Pulau Sulawesi seperti, Universitas Gorontalo dan Universitas Hasanuddin (Makasar). Terdapat juga PT dari Pulau Kalimantan yaitu STIE Indonesia yang ada di Banjarmasin. Selanjutnya PT yang terdapat di Pulau Jawa yaitu Universitas Gajayana (Malang), Universitas Brawijaya (Malang), Universitas Muria Kudus, Universitas Sebelas Maret (Surakarta), Universitas Islam Batik (Surakarta), Universitas Slamet Riyadi (Surakarta), Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas PGRI (Yogyakarta), dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Serang). Peserta dari Pulau Sumatera terdapat dari STIE Purna Graha (Pekanbaru), Universitas Negeri  Medan, Universitas  Methodist Indonesia (Medan), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Medan), Universitas Harapan (Medan), Universitas Prima (Medan), Universitas Quality (Medan), STIE Sultan  Agung (Pematang siantar),dan USM-Indonesia (Medan). Semua PT tersebut di atas akan melaksanakan penandatanganan MoU dengan BESIPA. Selain dari kalangan akademisi terdapat juga peserta dari kalangan praktisi yaitu dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkunham) Banten beserta dengan sejumlah mahasiswa.
Acara ini dibuka oleh Suwarno, SE., M.Ak., Ak., CA., CIBA, selaku ketua BESIPA. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya (Mutiara Choir USM-Indonesia), doa pembukaan, dan tarian daerah melayu “sekapur sirih” (UKM Tari USM-Indonesia). Ketua panitia, Rosanna  Purba, SE., M.Si sebelum menyampaikan laporannya ia mengawali dengan memberikan pantun sapaan sebagai ucapan selamat datang dan sambutan hangat kepada para pembicara dan peserta yang datang dari berbagai daerah di nusantara. Ia menjelaskan bahwa seminar ini merupakan kerjasama Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial USM-Indonesia bekerjasama dengan BESIPA. Beliau menambahkan bahwa peserta yang  datang didominasi oleh peserta dari luar sumatera, seperti Gorontalo, Makasar, Banjarmasin, Malang, Kudus, Surakarta, Yogyakarta, dan Serang.
Sebagai pembicara pertama, Prof. Dr. Dyah Sawitri, M.M menyampaikan materi yang membahas tentang strategi diversifikasi produk makanan ringan khas Trenggalek guna meningkatkan daya saing di era SDGs dengan menggunakan bisnis model canvas. Ia mengatakan bahwa tantangan UMKM produsen makanan khas Trenggalek terkait dengan permodalan, bahan baku, perbaikan kualitas, bentuk, rasa, dan kemasan makanan, pemasaran, SDM, akses informasi, kemampuan menyusun strategi dan model bisnis yang akan berpengaruh terhadap orientasi pasar dan daya saing di tingkat global. Beliau menawarkan model bisnis canvas yang sesuai dengan kebutuhan UMKM di Trenggalek.
Selain pembahasan mengenai strategi diversifikasi produk dalam meningkatkan daya saing masyarakat,  dalam seminar ini juga dipaparkan mengenai dampak revolusi industri 4.0 dalam pendidikan akuntansi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Rahmawati, M.Si, Ak., CA. Menurutnya industri akan terus berkembang, sehingga membutuhkan inovasi yang  berasal dari kualitas manusia yang tentunya sangat tergantung pada lembaga pendidikannya. Era revolusi ini akan memberikan dampak terdapatnya revitalisasi dalam sistem pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran mandiri yaitu pembelajaran yang tidak berpusat pada dosen lagi karena dosen hanya sebagai fasilitator dan menerapkan konsep outcome based education.
Dr. Rini Indahwati, SE., Ak., M.Si., CA, merupakan pembicara terakhir pada seminar ini. Beliau berasal dari IAI (IkatanAkuntan Indonesia) Kompartemen Akuntan Pendidik (KAPd) Forum Dosen Akuntansi Perguruan Tinggi Sumut. Materinya membahas tentang peranan KAPd  dalam meningkatkan kualitas pendidikan akuntansi di era revolusi industri 4.0. “Pada saat ini terdapat beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan yang sudah terkena dampak dari arus era digitalisasi. Oleh karena itu, lulusan akuntansi harus memiliki keunggulan kompetitif yaitu cognitive abilities, system skills, complex problem solving, content skills, dan process skills”, lanjut Dr. Rini.
Selain kegiatan seminar, dilaksanakan juga kegiatan presentasi paper dari submit paper pemakalah yang sudah disetujui oleh panitia penyelenggara. Berdasarkan hasil penilaian dari para reviewer atas presentasi pemakalah, maka ditetapkan tiga best paper yang diraih oleh Dr. Hj. Deswita Herlina, SE., MM dan Dr. Hj. Iis Ismawati, SE., M.Si dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Best Paper 1), Prof. Dr. Rahmawati, M.Si, Ak., CA, dkk dari Universitas Sebelas Maret dan Universitas PGRI Yogyakarta (Best Paper 2), dan Andriani Kusumawati, S.Sos., M.Si., DBA dari Universitas Brawijaya (Best Paper 3).
Acara ini dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada para pembicara dan moderator yang diserahkan oleh Wakil Rektor II  USM-Indonesia, Idawati Purba, SE., M.Si., dan penyerahan hadiah kepada para best paper. Disela-sela acara yang sedang berlangsung, ditampilkan juga pertunjukan dari Mutiara Choir dan UKM Tari USM-Indonesia yang disambut antusias oleh para peserta.
Acara ini diakhiri dengan kata penutup dari Suwarno, SE., M.Ak., Ak., CA., CIBA, selaku ketua BESIPA. Beliau mengucap syukur atas terselenggaranya acara ini dengan baik dan berharap agar acara The 3rd BESIPA Conference yang rencananya akan dilaksanakan di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2020 yang akan datang dapat terlaksana dengan baik pula. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada USM-Indonesia selaku panitia penyelenggara BESIPA tahun 2019 ini. Setelah acara selesai, USM-Indonesia memfasilitasi peserta melaksanakan city tour untuk menikmati suasana kota Medan di malam hari. Esoknya dilanjutkan dengan tour ke Danau Toba dan sekitarnya. (Mental)
- Advertisement -