Penyuluhan Kesehatan

0
168

Penyuluhan Kesehatan Tentang Penanganan Keracunan Makanan Dan Obat-Obatan Di SMK Swasta Farmasi YPFSU

Kasus keracunan makanan yang dilaporkan di Medan dengan tingkat mortalitas terbesar. Jenis pangan yang sering menimbulkan keracunan makanan adalah masakan rumah tangga, makanan jasa boga, dan makanan jajanan. Sedangkan untuk patogen yang paling banyak ditemukan adalah Escherichia coli. Bacillus cereus, dan Staphylococcus sp. Kejadian keracunan makanan ini menjadi peringatan besar bagi seluruh masyarakat kota Medan, Pemerintah Kota Medan menghimbau masyarakat untuk lebih bisa bersikap teliti pada saat hendak membeli makanan atau pun berbelanja.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan salah satu kampus yang menghasilkan lulusan perawat yang profesional dibidangnya melakukan penyuluhan ke beberapa SMK  Kesehatan di Kota Medan. Aksi ini di dampingin langsung oleh doden pembimbing Mata Kuliah Keperawatan kritis dan dosen pendamping yaitu Ns. Lasmarina Sinurat, S.Kep, MKep dan Ns. Adventi Riang Bevy Gulo, S.Kep, M.Kep. Penyuluhan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa S1 Keperawatan tingkat IV. Penyuluhan ini diadakan pada hari Kamis, 28 November 2019 dan kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Siswa/i SMKFarmasi YPFSU  kelas XII.

Kegiatan Penyuluhan ini mendapat dukungan positif dari Pemilik Yayasan, kepala sekolah serta para guru di SMK Farmasi YPFSU Medan. Para mahasiswa yang melakukan penyuluhan juga cepat akrab dengan Siswa/i disana. Dibalik itu semua ternyata masih banyak Siswa/i yang belum tahu tentang bagaimana cara penanganan pertama pada orang yang keracunan makanan. Dengan kedatangan Mahasiswa/i Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka menjadi tahu penanganan keracunan makanan dan cara hidup yang sehat.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir. SMK Farmasi YPFSU Medan juga menyambut para mahasiswa/i serta para dosen dengan baik dan hangat. Bahkan pihak sekolah berharap kedepannya pihak Universitas Sari Mutiara Indonesia dapat melakukan penyuluhan kesehatan kembali di sekolah ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan agar mahasiswa/i semakin peduli terhadap keadaan sekitar serta tanggap terhadap penanganan pertolongan pertama pada setiap penyakit. Kegiatan ini banyak memberikan dampak positif bagi banyak orang. Melalui hal kecil kita dapat menyelamatkan banyak jiwa.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Penyuluhan Penanganan Gejala Stroke Dini Program Studi Ners Di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan

Medan, 27 November 2019

Mahasiswa Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan pengabdian masyarakat di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan dengan melakukan penyuluhan Penanganan Stroke Dini. Dalam kegiatan ini mahasiswa/i berjumlah 11 orang memberikan informasi Penanganan Gejala Stroke Dini. Melalui Kegiatan ini di harapkan siswa/siswi mengenali dan mengerti tentang pencegahan penyakit Stroke serta penanganannya.

Di Indonesia banyak Penyakit yang mematikan, salah satunya adalah Stroke. Para Penderita Lansia saja, tetapi semua orang bisa terkena Penyakit Stroke. Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di dunia setelah penyakit  jantung koroner dan kanker baik di negara maju maupun negara berkembang. Kebanyakan orang belum mengenal tentang pencegahan dan penanganan stroke.Maka di himbau kepada masyarakat agar bisa mengenal apa tanda-tanda penyakit stroke. Dan segera ke sarana kesehatan jika tanda dan gejala stroke terjadi.

Penyuluhan tentang stroke ini mendapatkan dukungan positif dari SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan, Kepala Sekolah, Guru-Guru, beserta Siwa/siwi. Para mahasiswa yang melakukan penyuluhan juga dapat dengan cepat menjalin hubungan baik dengan siswa siswi disana. Di balik itu semua, ternyata banyak para siswa siswi yang tidak tahu apa itu stroke. Dengan kedatangan mahasiswa mahasiswi Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka mengetahui berbagai hal tentang penangan dan pencegahan stroke.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan kampus tanggap bencana dan kritis  akhirnya melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan penanganan gejala stroke dini di SMA Kemala Bhayangkari 1 di sekitar medan. Semoga Penyuluhan ini berdampak Positif bagi kita semua. Melalui hal Kecil kita dapat menyelamatkan banyak Jiwa.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Penyuluhan Combutio (Luka Bakar) Program Studi Ners Di SMK Kesehatan Wirahusada Medan

Medan, 27 November 2019

Mahasiswa Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan pengabdian masyrakat di SMK KESEHATAN WIRAHUSADA medan  dengan melakukan penyuluhan tentang luka bakar, dengan tujuan agar siswa/i dapat memahami derajat-derajat luka bakar. Dalam kegiatan ini mahasiswa/i berjumlah 11 orang memberikan informasi bgaimana cara menghitung derajat luka bakar pada tubuh. Selain itu siswa/i diberikan materi dengan menghitung derajat luka bakar pada tubuh.

Luka bakar merupakan suatu bentuk trauma pada kulit atau jaringan lainnya yang disebabkan oleh kontak terhadap panas atau pajanan akut lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Luka bakar terjadi saat sel yang ada pada kulit atau jaringan lainnya mengalami kerusakan akibat cairan panas, benda panas, api, radiasi, bahan radioaktif, sengatan listrik, dan bahan kimia berbahaya. Proses penyembuhan luka bakar bervariasi sesuai dengan derajat kedalaman luka bakar.

Siswa/i SMK Kesehatan Wirahusada Medan sangat antusias dengan adanya penyampaian materi tentang combutio (luka bakar), waktu pelaksanaan selama1 jam dengan memberikan evaluasi kepada siswa/i tentang combutio (luka bakar), peserta juga banyak meberikan pertanyaan bagimana cara penangana dari luka bakar.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Penyuluhan Pertolongan Pertama Pada Choking (Tersedak) Program Studi Ners Di SMK Kesehatan Hafsyah

Medan, 28 November 2019

Mahasiswa Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan pengabdian masyarakat di SMK Kesehatan Hafsyah Medan Tembung dengan melakukan penyuluhan tentang pertolongan pertama pada korban choking (tersedak). Tersedak merupakan keadaan gawat napas yang masih sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Menurut data, angka kematian yang disebabkan oleh obstruksi jalan napas khususnya tersedak masih tinggi di kalang bayi. Penyebab bayi tersedak adalah posisi menyusui yang salah dan terlalu banyak susu yang masuk ke dalam mulut bayi yang tidak seimbang dengan kemampuan bayi menyedotnya, sehingga membuat bayi kesulitan bernapas, dan menghalangi keluar masuknya udara, sehingga pada saat inspirasi, laring terbuka dan minuman atau benda asing masuk kedalam laring, kemudian benda asing itu terjepit di sfingter laring. Pada anak-anak, penyebab tersedak adalah tidak dikunyahnya makanan dengan sempurna dan makan terlalu banyak pada satu waktu. Selain itu, anak-anak juga sering memasukkan benda-benda padat kecil ke dalam mulutnya, begitu juga pada orang dewasa penyebab tersedak adalah tidak dikunyahnya makanan dengan sempurna serta ma -kan sambil berbicara dan tertawa. Bahaya dari tersedak bila tidak tahu tanda-tanda dari tersedak dan tidak dengan segera dilakukan penanganan dini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kebiruan dan hilang kesadaran. Oleh karena itu, mahasiswa/i sari mutiara melakukan penyuluhan kepada siswa/i agar dapat memahami bagaimana pertolongan pertama pada korban choking(tersedak). Dalam kegiatan ini siswa/i berjumlah 17 orang yang didampingi oleh Guru SMK kesehatan Hafsyah Medan.

Kegiatan yang dilakukan adalah pengaplikasian tentang pertolongan pertama tersedak seperti Tepukan dipunggung (back blow), Manuver Hentakan pada Perut (abdominal thrust)/Manuver Heimlich, Manuver hentakan pada Dada(chest thrust), karena mereka baru mengetahuinya. Sehingga menambah wawasan bagi siswi dan berkat penyuluhan yang dilakukan juga menambah wawasan siswi untuk melakukan pertolongan pertama pada orang yang tersedak, karna sebelumnya mereka belum pernah mendapat kan materi seperti itu. Siswa/i SMK Kesehatan Hafsyah Medan Tembung sangat antusias dengan adanya pelatihan pertolongan pertama pada korban choking(tersedak), waktu pelaksanaan pertolongan pertama pada korban choking selama 1 jam dengan memberikan evaluasi kepada siswa/i tentang pertolongan pertama pada korban choking(tersedak), peserta juga memberikan banyak pertanyaan bagaimana hal – hal apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan pertolongan pertama pada korban yang mengalami choking(tersedak).

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB

Penyuluhan First Aid Kecelakaan Lalu Lintas Di SMK Dharma Analitika Medan

Kecelakaan lalu-lintas adalah kejadian di mana sebuah kendaraan bermotor tabrakan dengan benda lain dan menyebabkan kerusakan. Kadang kecelakaan ini dapat mengakibatkan luka-luka atau kematian manusia atau binatang. Kecelakaan lalu-lintas menelan korban jiwa sekitar 1,2 juta manusia setiap tahun menurut WHO, karena kecelakaan tidak dapat dipungkiri dan di prediksi kapan dan dimana akan terjadi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa angka kematian yang diakibatkan oleh KLL terus meningkat dan pelajar atau muda mudi adalah asset Negara yang harus siap tanggap ketika bencana datang (kecelakaan). Sebagai muda mudi sudah sepatutnya mengerti tentang “ First Aid “ pada kecelakaan lalu lintas dan tidak berpikir tentang “what should I do “ melainkan “ I will Do” ketika terjadi kecelakaan didepan mata. Karena Ironisnya jaman generasi millennial sekarang ketika terjadinya kecelakaan semua akan  berfokus terhadap gadget dan memposting kecelakaan dan berharap akan “viral”.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan kampus Cerdas Berkarakter akhirnya melakukan penyuluhan salah satunya di SMK Dharma Analitika Medan. Kegiatan ini merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata Kuliah Keprawatan Kritis yang di inisiasasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hjutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, M.Kep, Ns.Amila S.Kep M.Kep, Sp.KMB dan Ns. Janno Sianga, S.kep, M.Kep, Sp.Kmb.  Penyuluhan ini di ikuti oleh seluruh mahasiswa mahasiswi S1 Keperawatan tingkat IV. Penyuluhan ini di adakan pada hari Kamis, 28 November 2019. Penyuluhan tersebut berupaya untuk meningkatkan pengetahuan pelajar tentang bagaimana pertolongan pertama pada kecelakan lalu lintas seperti : Mengangkat korban dengan 1 dan 2 penolong, pembidaian dan membalut luka dengan kasus head injury.

Kegiatan penyuluhan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari Pemilik Yayasan, Kepala Sekolah, serta guru-guru di SMK Dharma Analitika Medan. Para Mahasiswa juga dapat menjalain komunikasi yang baik dengan pelajar di SMk tersebeut dan para pelajar juga antusias dengan kedatangan kami yang dibutkikan dengan memberikan pertanyaan dari pelajar tersebut.  Dengan kedatangan mahasiswa mahasiswi Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka mengetahui berbagai hal tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir, para pelajar ikut serta dalam melakukan evaluasi dan diberikan reward setiap pelajar yang ikut mencoba melakukan contoh dari pertolongan pertama. Penyuluhan memberikan dampak positif untuk banyak orang dan bisa memberikan wawasan yang lebih, yang tidak tahu menjadi tahu yang tahu semakin bertambah ilmunya. Power Is Gained By Sharing Not Hoarding It.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Redaksi

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Bobby Gea

 

SHARE
Previous articleMelatih Care Giver

LEAVE A REPLY