Untuk memerangi plagiarisme di lingkungan Perguruan Tinggi, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar kegiatan Research Camp selama 2 hari, Jumat (2/3 2018) – Sabtu (3/3, 2018). Kegiatan tersebut bertemakan “Perangi Plagiarisme Melalui Publikasi Ilmiah yang Berkualitas”.

Rektor USM Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes, mengatakan menyusun tugas akhir dalam rangka penyelesaian studi merupakan pekerjaan yang suka atau tidak suka harus dilakukan oleh setiap mahasiswa Program Pascasarjana jenjang magister maupun doktor. Di sisi lain, setiap saat Pemerintah terus mengeluarkan peraturan baru untuk penyempurnaan penulisan tesis/disertasi ini.

“Salah satunya adalah Permenristek Dikti No 44 tahun 2015 yang dikeluarkan pada tanggal 21 Desember 2015 yang mensyaratkan setiap magister atau doktor harus memiliki artikel yang telah dipublikasi di jurnal bereputasi,” katanya.

Belum lagi plagiarisme yang marak terjadi di lingkungan Perguruan tinggi, yang bila dilakukan akan melibatkan bukan hanya pelaku, namun juga penanggung jawab Perguruan Tinggi yang  bersangkutan, yaitu Rektor/Dekan/Direktur Pascasarjana.

“Untuk itu dirasa perlu diadakan rangkaian kegiatan yang dapat membantu mahasiswa Pascasarjana USM Indonesia. Dalam penyelesaian tugas akhir mereka, mulai dari menemukan jurnal terindeks yang dapat dipakai sebagai referensi tesis/disertasinya, menulis hingga mempublikasikan hasil penelitiannya dengan menghindari plagiarisme,” paparnya.

Kegiatan tersebut lanjutnya, merupakan wujud kepedulian USM Indonesia kepada mahasiswa. Kemudian menjadi ajang peningkatan pengetahuan dan pertukaran informasi mutakhir bagi mahasiswa tingkat akhir dan dosen pembimbing di lingkungan Direktorat Pascasarjana USM Indonesia. “Dan juga meningkatkan kepedulian untuk menghargai hasil karya orang lain,” pungkasnya.

Adapun instruktur yang berjumlah 8 orang seluruh berasal dari Gugus Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) lulusan dari luar Negeri.

“Pesertanya Mahasiswa tingkat akhir, yang berjumlah 180 mahasiswa, Dosen pembimbing sebanyak 43 orang di lingkungan Direktorat Pascasarjana USM Indonesia, sehingga jumlah seluruh peserta adalah 223 orang,” tutupnya.

*Harian Waspada Medan, 7 Maret 2018.

LEAVE A REPLY