Ilustrasi. 3GPP telah tetapkan sebagian standarisasi 5G (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Jakarta, CNN Indonesia — Sebagian standar spesifikasi untuk 5G telah ditetapkan. Lembaga standarisasi seluler, 3GPP, baru saja meresmikan standar non independen gelombang radio baru untuk 5G (Non-Standalone 5G New Radio – NSA 5G NR).

Spesifikasi awal ini sengaja dikeluarkan akhir tahun ini dalam pertemuan yang digelar di Lisbon, Portugal. Nantinya, 3GPP akan mengeluarkan lagi spesifikasi lanjutan untuk versi Standalone (SA) akan dikeluarkan pada pertengahan 2018.

Resminya standarisasi ini menjadi hal penting untuk komersialisasi jaringan 5G. Sebab, standarisasi ini memberikan kepastian hal apa saja yang harus dibangun oleh perusahaan penyedia perangkat jaringan.

Spesifikasi 5G NR ini mendukung spektrum di pita frekuensi rendah, menengah, dan tinggi. Mulai dari band 600 dan 700 MHz, 3,5 GHz, hingga 50 GHz.

“Ini benar-benar langkah yang memungkinkan vendor mulai membangun peralatan, ” kata Matt Branda, director of technical marketing at Qualcomm kepada Fierce Wireless Tech, pekan lalu (21/12).

5G SA

Sementara itu, versi Standalone (SA) dijadwalkan selesai pada Juni 2018. Standar SA ini digunakan sebagai rujukan untuk menentukan kemampuan dan kontrol penuh pesawat pengguna untuk jaringan 5G NR.

Arsitektur jaringan inti 5G yang baru juga tengah dikerjakan oleh 3GPP. Versi NSA dan SA berbagi aspek antarmuka udara radio fisik.

Sebelumnya pada September di Jepang, beberapa pembahasan mengenai standar jaringan 5G ini ditunda. Hal itu dilakukan agar pada akhir Desember sudah ada standarisasi yang dikeluarkan.

Penerapan 5G di Indonesia, diperkirakan baru terjadi pada 2021. Vice President of Network Solution Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, memperkirakan 5G berpotensi menambah pendapatan operator sebesar 30 persen, atau sekitar US$6 miliar (sekitar Rp81,5 triliun).

Ada lima sektor yang bakal banyak menyumbang pendapatan dari penerapan 5G. Lima sektor itu adalah manufaktur (US$1,1 miliar), energi dan utilitas (US$1 miliar), keamanan publik (US$0,8 miliar), kesehatan (US$0,7 miliar), dan transportasi publik (US$0,7 miliar). (eks/eks)

Sumber:https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20171227093550-213-264926/sebagian-standarisasi-5g-telah-ditetapkan

LEAVE A REPLY