Blog

Susu Formula Buat Anak Lebih Cerdas, Mitos atau Fakta?

0
Susu formula dianggap sebagai faktor utama yang mendongkrak berat badan, 
bantu tumbuh lebih tinggi, hingga meningkatkan kecerdasan anak. Mitos atau 
fakta?(Istockphoto/kajakiki)

CNN Indonesia | Sabtu, 05/12/2020 09:09 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Ibu biasanya pusing saat anak-anaknya tak mau makan atau tak mau minum susu. Mereka beranggapan bahwa minum susu formula bisa menjadi faktor penentu tubuh anak-anaknya bakal jadi sehat dan tinggi.

Susu formula pun dianggap sebagai faktor utama yang mendongkrak berat badan, bantu tumbuh lebih tinggi, hingga meningkatkan kecerdasan anak. Mitos atau fakta?

Dokter Aryono Hendarto, kepala departemen ilmu kesehatan anak RSCM mengungkapkan bahwa manfaat utama susu harus dilihat dari kandungan zat makronutrien dan mikronutrien di dalamnya. Makronutrien bisa didapat tanpa perlu mengandalkan konsumsi susu. Kandungannya bisa dipenuhi dari makanan anak sehari-hari yang berasal dari sumber alami.

Sementara mikronutrien lebih relevan jika dikaitkan dengan susu. Namun bagi anak yang sudah tak lagi menyusu ASI pada ibu, susu formula diharapkan bisa membantu memenuhi mikronutrien, khususnya kalsium.

“Pada kasus tertentu, asupan kalsium dari susu formula bisa diberikan jika belum adekuat atau cukup. Seperti kita tahu, kalsium berfungsi untuk pembentukan tulang,” ucapnya dikutip dari Hai Bunda.

“Meski begitu, orang tua harus ingat jika susu bukan produk yang istimewa, unggul, dan spesial. Anak tak wajib minum susu hanya untuk pertumbuhannya. Susu formula bisa digunakan sebagai suplementasi untuk memenuhi kebutuhan.”

Lalu benarkah susu formula bisa membuat anak jadi cerdas?

Salah satu kandungan yang dianggap bagus untuk meningkatkan kecerdasan anak adalah AHA dan DHA. Kedua kandungan ini ada di dalam susu formula dan juga ASI.

“AHA dan DHA yang ditambahkan pada susu formula kualitasnya tidak sama dengan yang terkandung di ASI. Jadi, sebaiknya orang tua tak perlu banyak berharap anak bisa mendapatkan kandungan ini saja di susu formula.”

Awalnya, kandungan AHA dan DHA di susu formula berasal dari algae atau ganggang. Namun ternyata, bahan ini bisa menyebabkan harga susu mahal, sehingga banyak produsen beralih ke protein hewani.

Saat ini, AHA dan DHA dalam susu yang beredar di pasaran banyak yang dibuat dari sumber protein hewani, yaitu minyak ikan. Tetapi, penggunaan minyak ikan dalam susu formula dapat berdampak buruk pada anak yang memiliki riwayat alergi. Selain alergi karena protein susu sapi, kini anak bisa terkena alergi susu karena kandungan AHA dan DHA.

Yang juga harus didasari, kecerdasan itu multifaktorial, artinya banyak faktor yang memengaruhi selain nutrisi. Kecerdasan anak bisa dipengaruhi faktor lingkungan dan genetik. Faktor lingkungan umumnya lebih dominan dan berperan dalam kecerdasan anak. Faktor ini meliputi kondisi kesehatan anak, stimulasi, dan nutrisi.

Susu pengaruhi berat badan anak

Perlu disadari bahwa susu formula bukanlah pengganti makananan, khsususnya buat anak-anak. Selain memengaruhi berat badan, pemberian susu yang tidak sesuai juga dapat mengganggu pola makan anak.

Bila orang tua ingin menaikkan berat badan anaknya yang berusia di atas 2 tahun, susu bukan solusi yang tepat. Lebih baik orang tua memberikan makanan cair karena mengandung kalori yang tinggi.

Lalu berapa takaran tepat memberi susu formula untuk anak-anak?

Usia 0-6 bulan: pemberian susu dihitung sesuai kebutuhan
Usia 6-12 bulan: 500 ml jika sudah diberikan makanan pendamping ASI (MPASI)
Usia di atas 1 tahun: sekitar 500 ml atau dua gelas per hari.

“Orang tua harus hati-hati dalam pemberian susu formula anak. Susu mungkin bisa memenuhi kebutuhan tapi belum tentu cukup karena pemberiannya tergantung usia anak,” ucapnya.

baby milk bottle on blue background

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201130192527-255-576339/susu-formula-buat-anak-lebih-cerdas-mitos-atau-fakta

LIPI: Pemantauan 5-10 Tahun Usai Vaksinasi Covid-19

0
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: AP/Hans Pennink)

CNN Indonesia | Jumat, 04/12/2020 16:52 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko mengatakan penggunaan vaksin termasuk vaksin Covid-19 jika sudah ada tetap dipantau setelah diberikan ke masyarakat untuk menjamin keamanan vaksin tersebut.

“Kalaupun sudah ada vaksin diimplementasikan, harus dipantau untuk jangka 5-10 tahun untuk melihat keamanannya. Banyak sekali vaksin yang akhirnya pada periode tersebut dicabut karena baru ketahuan bermasalah. Jadi kita semua harus terus bekerja dan mencoba berbagai formula,” kata Handoko saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Handoko menuturkan kegiatan pemantauan itu disebut surveilans pascapemasaran (post marketing surveillance) yang merupakan praktik pemantauan keamanan vaksin.

Handoko memberikan contoh bahwa vaksin malaria yang sempat diimplementasikan di Filipina beberapa tahun lalu, akhirnya dicabut karena pada aspek keamanan, ditemukan ada masalah yakni efek sampingan yang cukup signifikan.

Ia mengatakan surveilans pascapemasaran adalah kewajiban pengembang vaksin dan industri farmasi yang memproduksi. Tetapi, semua data harus dilaporkan secara berkala ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dipantau.

Oleh karena itu, bukan hanya pada saat riset dan pengembangan vaksin hingga melewati uji klinis, vaksin dipastikan manjur, aman dan berkualitas, tetapi juga, setelah vaksin mendapatkan izin edar dari BPOM dan digunakan masyarakat, tetap ada pemantauan untuk menjaga keamanan vaksin.

Handoko menuturkan hingga saat ini belum ada satupun vaksin Covid-19 di dunia yang dinyatakan berhasil dan mendapat otorisasi penggunaan darurat (emergency use authorization).

Oleh karena itu, pengembangan vaksin Merah Putih secara mandiri juga penting untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan investasi ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang riset, pengembangan dan produksi vaksin.

Saat ini, ada enam institusi di Indonesia yang mengembangkan vaksin Merah Putih untuk mencegah COVID-19 yakni LIPI, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan masing-masing platform yang berbeda.

Handoko menuturkan pengembangan dengan berbagai platform tersebut penting karena semua belum tahu mana yang akan berhasil, baik dari sisi efikasi (manjur mendorong munculnya antibodi) dan aman (efek samping minimal).

“Karena sampai saat ini belum ada satupun yang dinyatakan berhasil dan mendapat EUA (emergency use authorization). Pokoknya mana yang siap dulu saja,” ujarnya.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20201204164746-199-578115/lipi-pemantauan-5-10-tahun-usai-vaksinasi-covid-19

Selamat Hari AIDS Sedunia

0

“Selamat Hari AIDS Sedunia, Ciptakan Kebersamaan Sadar HIV”

Peringatan Hari AIDS Sedunia ini tentunya juga menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menerapkan hidup sehat. Hari peringatan kesehatan yang digagas oleh World Health Organization (WHO) ini sendiri disimbolkan oleh pita merah yang menjadi lambang solidaritas antar sesama untuk ikut serta mendukung mereka yang positif HIV dan orang di sekitarnya.

Nah, tentunya, hal ini bisa menjadi salah satu pengingat untuk Anda para generasi millenial agar tetap menjaga kesehatan serta mengerti akan bahaya AIDS serta bagaimana cara mencegahnya. Sekali lagi, Selamat Hari AIDS
#HIV/AIDS #AIDS #HIV #AIDSsedunia #ODHA #WHO #kampus #kampusmedan #medantalk #kampusasri #kampusfavorite #kampusfavoritemedan #kampusbebasnarkoba #kampuspaten #indonesiabebashiv/aids #generasimillenial #mahasiswacakep #mahasiswakerenmedan #mahasiswamedan

Sektor Kesehatan Sambut Positif Kehadiran Vaksin Covid-19

0
Para pelaku di sektor kesehatan mengapresiasi rencana pengadaan vaksin dalam negeri 
yang dinilai sebagai harapan perlindungan kesehatan. 
(Foto: ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

KPCPEN, CNN Indonesia | Minggu, 29/11/2020 14:52 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Upaya pemerintah dalam mengadakan vaksin Covid-19 memberikan harapan baru dalam proses penanganan pandemi. Perusahaan teknologi kesehatan yang merupakan bagian dari dunia kesehatan di Indonesia juga menyambut positif kehadiran vaksin Covid-19.

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor, mengapresiasi rencana pengadaan vaksin dalam negeri. Menurut dia, kehadiran vaksin Covid-19 memberikan harapan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih optimal. Bahkan pihaknya juga siap membantu jika dibutuhkan.

“Kami menyambut baik upaya-upaya pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19, termasuk rencana untuk menghadirkan vaksin Covid-19 yang aman di Indonesia,” terangnya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers yang diterima pada Sabtu (28/11).

Hal senada dikemukakan CEO dan Co-Founder Halodoc Jonathan Sudharta. “Halodoc tentunya senantiasa mendukung upaya dari berbagai pihak. Ini juga sejalan dengan komitmen kami bahu membahu dalam membuat Indonesia kembali sehat sehingga perekonomian dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujarnya.

Jonathan mengungkapkan, selaras dengan upaya pemerintah melakukan mitigasi percepatan penanganan Covid-19, Halodoc yang merupakan platform digital di bidang kesehatan turut memberikan akses paling lengkap bagi pembuatan janji tes Covid-19 di Indonesia.

“Dan kami akan terus berupaya menyederhanakan akses layanan kesehatan di masa depan agar tetap dapat menjadi teman hidup sehat bagi masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Dukungan Masyarakat

Sementara itu, Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki S Hadinegoro mengatakan bahwa masyarakat Indonesia menerima dengan baik pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Hal ini dilatarbelakangi oleh keinginan besar untuk segera mengakhiri pandemi Covid-19.

Gambaran itu didapat dari hasil survei yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama ITAGI yang didukung oleh UNICEF dan WHO tentang penerimaan vaksin Covid-19. Survei yang dilakukan di 34 provinsi dengan 115.000 responden tersebut menunjukkan bahwa dua pertiga dari responden menyatakan bersedia menerima vaksin Covid-19.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201129142039-260-575851/sektor-kesehatan-sambut-positif-kehadiran-vaksin-covid-19

 

7 Sumber Antioksidan Alami Terbaik

0
Ilustrasi. Antioksidan bisa didapatkan dari makanan herbal atau tumbuh-tumbuhan. 
(Istockphoto/LOVE_LIFE)

CNN Indonesia | Minggu, 29/11/2020 16:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk mencegah kerusakan dan penyakit. Antioksidan bisa didapatkan dari makanan herbal atau tumbuh-tumbuhan.

Antioksidan adalah nutrisi yang bekerja melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas atau oksidasi. Radikal bebas didapatkan dari paparan terhadap sinar matahari, bahan kimia, polusi, stres, junk food, dan kurang istirahat yang dapat memicu munculnya berbagai penyakit.

Antioksidan juga berperan penting untuk memperkuat sistem imun tubuh.

Berikut 7 sumber antioksidan alami terbaik.

1. Kulit manggis

Studi menunjukkan, kulit manggis merupakan sumber antioksidan alami yang baik untuk tubuh. Ekstrak kulit manggis bersifat organoprotektif.

“Kulit manggis bersifat organoprotektif yang artinya dapat melindungi organ seperti jantung, ginjal, dan otak,” kata Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia dokter Inggrid Tania, dalam konferensi pers, Kamis (27/11).

Kulit manggis juga memiliki sifat anti-penuaan, anti-radang, dan mencegah sel kanker.

2. Kulit delima

Sebagai antioksidan, ekstrak kulit delima memiliki sifat melindungi berbagai organ, anti-radang, dan mencegah sel-sel kanker.

“Setelah diteliti pada buah delima, ternyata bagian kulitnya yang memiliki antioksidan paling kuat,” ujar Inggrid.

3. Temukunci

Temukunci juga memiliki sifat mencegah pertumbuhan sel kanker.

Selain itu, temukunci juga dapat mencegah penuaan organ, termasuk kulit. Ini pula yang menjadi alasan banyak produk kosmetik menggunakan temukunci.

“Di Korea, temukunci digunakan dalam banyak kosmetik karena dapat menghaluskan kulit dan mengobati jerawat,” ucap Inggrid.

Ilustrasi Dark Chocolate

Ilustrasi. Cokelat hitam murni mengandung antioksidan yang tinggi. 
(AlexanderStein/Pixabay)

4. Cokelat hitam

Cokelat hitam murni mengandung antioksidan yang tinggi. Studi menunjukkan, cokelat hitam dapat meredakan peradangan serta melindungi jantung dan pembuluh darah.

Konsumsi cokelat juga dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam darah.

4. Blueberrry

Buah blueberry kaya akan nutrisi dan antioksidan. Studi menunjukkan, blueberry merupakan buah dengan kandungan antioksidan tertinggi. Buah ini dapat melawan radikal bebas, meredakan inflamasi, dan melindungi gen.

Selain blueberry, buah dari keluarga beri lainnya seperti stroberi dan rasberi juga mengandung antioksidan yang tinggi.

5. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan mengandung antioksidan kaempferol yang dapat melawan inflamasi kronis dan juga menghambat pertumbuhan kanker.

6. Bayam

Sayur bayam juga kaya akan antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Antioksidan ini melindungi tubuh dari sinar radiasi berbahaya yang dapat menyebabkan radikal bebas.

7. Kale

Sayur kale, brokoli, dan kembang kol termasuk dalam sayuran mengandung antioksidan yang tinggi. Anthocyanin dalam kale dapat menjaga kesehatan organ dan melawan peradangan serta penuaan.

Konsumsi sumber antioksidan alami terbaik ini untuk melindungi tubuh, memperkuat sistem imun, dan mencegah berbagai penyakit.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201127150528-255-575367/7-sumber-antioksidan-alami-terbaik

 

Studi: Kekebalan Tubuh Covid-19 Bertahan Enam Bulan

0
Ilustrasi. Kekebalan tubuh terhadap virus corona ditemukan dapat bertahan hingga 
enam bulan atau lebih pada penyintas Covid-19. (iStockphoto/Ovidiu Dugulan)

CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 07:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Studi terbaru menemukan, kekebalan tubuh terhadap virus corona penyebab Covid-19 dapat bertahan hingga enam bulan atau lebih. Hasil ini didapat saat peneliti mengamati semua komponen kekebalan tubuh.

Penelitian awal ini menambah informasi baru mengenai respons imun terhadap virus SARS-CoV-2. Sebelumnya, beberapa penelitian telah berfokus pada antibodi atau komponen protein dari sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menyebut bahwa kekebalan terhadap virus corona bisa berkurang hanya dalam beberapa bulan.

Berbeda dengan yang sebelumnya, studi ini melibatkan analisis beberapa komponen kekebalan seperti antibodi, sel B, sel T, dan lainnya.

Penelitian melibatkan 185 orang dewasa penyintas Covid-19 usia 19-81 tahun di Amerika Serikat. Kebanyakan partisipan mengalami infeksi dengan gejala ringan.

Melansir CNN, para peneliti menganalisis sampel darah partisipan yang diambil setelah timbulnya gejala. Beberapa sampel lain dikumpulkan saat enam bulan setelah timbulnya gejala.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa antibodi bisa bertahan lama dan mengalami sedikit penurunan pada enam sampai delapan bulan.

Para peneliti juga menemukan bahwa sel B terdeteksi di hampir semua kasus Covid-19. Sel ini tampaknya mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Hal yang sama juga ditemukan dalam dua jenis sel T. Data menunjukkan, sel T mencapai sesuatu yang lebih stabil atau fase pembusukan yang lebih lambat dari enam bulan pasca-infeksi.

Kendati demikian, studi ini memiliki sejumlah keterbatasan. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menemukan temuan serupa pada kelompok partisipan yang lebih besar. Saat ini, studi juga belum melewati proses peer-review atau penelaahan sejawat.

“Secara keseluruhan, ini adalah studi penting yang mengkonfirmasi keberadaan memori kekebalan terhadap SARS-CoV-2, tetapi dengan tingkat yang bervariasi dari orang ke orang,” ujar ahli onkologi molekuler di University of Warwick, Profesor Lawrence Young, mengomentari penelitian.

Young menduga, kekebalan yang bervariasi tersebut disebabkan oleh tingkat infeksi yang cukup ringan pada sejumlah partisipan.

Kendati demikian, lanjut Young, satu hal penting yang didapat dari penelitian tersebut adalah bahwa respons imun terhadap virus corona ternyata bisa bertahan lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201119070121-255-571664/studi-kekebalan-tubuh-covid-19-bertahan-enam-bulan

5 Rempah Penurun Asam Urat

0
Ilustrasi. Beberapa rempah diketahui dapat membantu menurunkan kadar asam urat. 
(iStockphoto/pilipphoto)

CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 08:58 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Kadar asam urat yang tinggi bisa memicu berbagai penyakit. Konsumsi beberapa rempah penurun asam urat untuk mengatasinya.

Umumnya, asam urat meningkat bersamaan dengan konsumsi makanan kaya purin. Akumulasi asam urat bisa memicu kondisi lain seperti batu ginjal dan serangan asam urat itu sendiri.

Hiperurisemia adalah kondisi medis lain yang dapat disebabkan oleh produksi asam urat yang tinggi dalam tubuh. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk menyaring kelebihan asam urat saat buang air kecil.

Beberapa obat alami disebut dapat membantu. Berikut beberapa rempah penurun asam urat, mengutip berbagai sumber.

1. Jahe

Jahe menjadi salah satu rempah yang mampu mengatasi peradangan. Kemampuan jahe untuk mengatasi asam urat telah terdokumentasikan dengan baik.

Mengutip Healthline, sebuah studi menemukan, jahe yang dioleskan pada bagian yang terkena dapat membantu mengurangi rasa sakit yang diakibatkan oleh asam urat.

Tumbuk dan parut jahe, campurkan dengan air hingga menjadi pasta. Rendam kain lap ke dalam campuran. Setelah dingin, tempelkan kain pada area yang terasa nyeri setidaknya selama 15-30 menit.

Atau, Anda juga bisa merebus 2 sdt jahe bubuk dengan air selama 10 menit hingga mendidih. Konsumsi rebusan jahe tiga kali dalam sehari.

2. Lemon dan kunyit

Campuran perasan lemon, kunyit, ditambahkan dengan cuka apel disebut dapat membantu menurunkan asam urat.

Campurkan perasan lemon ke dalam air hangat. Masukkan 2 sdt kunyit dan 1 sdt cuka apel. Konsumsi 2-3 kali dalam sehari.

3. Jelatang

Jelatang merupakan obat herbal untuk asam urat yang dapat mengurangi peradangan dan nyeri.

Untuk mencobanya, seduh jelantang dengan air mendidih. Seduh 1-2 sdt jelanjang kering per cangkir. Konsumsi 3 gelas per hari.

4. Akar burdock

Akar burdock merupakan ramuan yang sering direkomendasikan untuk mengatasi serangan asam urat akut. Mengutip NDTV, akar burdock memiliki khasiat yang memungkinkan asam urat berlebih melewati urine.

Ramuan ini juga bermanfaat untuk membersihkan racun dari dalam darah dan mengurangi peradangan. Akar burdock tak hanya membantu melarutkan asam urat, tapi juga membantu mengobatinya.

5. Kecambah alfalfa

Kaya vitamin dan mineral, kecambah alfalfa dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Tak cuma itu, kecambah alfalfa juga meningkatkan kesehatan ginjal, prostat, dan kandung kemih.

Alfalfa meningkatkan kadar pH dalam tubuh yang memungkinkannya untuk melarutkan asam urat yang mengkristal.

Anda bisa mengonsumsi kecambah alfalfa dalam bentuk salad atau sebagai isian sandwich.

Konsultasi dengan dokter sebelum mencoba beberapa rempah penurun asam urat di atas untuk mengetahui dosis yang tepat dan kemungkinan efek samping.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201130081637-255-575981/5-rempah-penurun-asam-urat

Ahli Lontarkan Ide Redupkan Matahari, Atasi Pemanasan Global

0
Ilustrasi. Ahli lontarkan ide untuk redupkan Matahari guna cegah pemanasan global 
(AFP/MANJUNATH KIRAN)

CNN Indonesia | Senin, 30/11/2020 06:45 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Ilmuwan melontarkan wacana untuk meredupkan Matahari untuk mengurangi dampak pemanasan global.

Para peneliti dari Universitas Cape Town, Afrika Selatan, berencana meredupkan Matahari dengan melepaskan partikel kecil ke atmosfer Bumi.

Partikel reflektif ini terbuat dari aerosol sulfur dioksida ini bakal memantulkan kembali cahaya Matahari. Sehingga, cahaya yang masuk ke Bumi jadi lebih redup.

Cara ini diharapkan dapat mengurangi pemanasan global dan mencegah kekeringan di Bumi. Teknik geoengineering ini disebutkan bisa mengurangi kemungkinan kekeringan besar-besaran. Kekeringan ini terjadi jika Bumi sudah kehilangan 90 persen air bersih untuk manusia.

Para peneliti yang menulis makalah ini menyarankan penggunaan model dari Stratospheric Aerosol Geoengineering Large Ensemble Project. Hal ini dibahas dalam penelitian yang dipublikasikan di Environmental Research Letters.

Namun, teknik ini disebut bisa saja berhasil atau malah menimbulkan masalah baru. Pasalnya, meredupkan Matahari hanya menyelesaikan salah satu poin penyebab pemanasan global. Tapi tidak menyelesaikan akar persoalan.

Selain itu, cara ini juga tidak memberi kontribusi apapun untuk membalikkan kondisi pemanasan global. Tapi hanya memberi topeng untuk menutupi kerusakan yang terjadi di Bumi, seperti dikutip dari Futurism.

Cara ini bahkan bisa membuat situasi lain yang lebih buruk. Selain itu, meredupkan Matahari pun mesti mendapat persetujuan banyak negara.

Sebab, tak bisa satu negara saja yang memutuskan untuk meredupkan Matahari jika hal itu ternyata berpengaruh juga pada negara tetangga. Ide ini juga kemungkinan akan mendapat penolakan dari sejumlah negara lain bahkan berpotensi memicu konflik militer, seperti dilansir dari BGR.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20201127152800-199-575502/ahli-lontarkan-ide-redupkan-matahari-atasi-pemanasan-global

Makan Cabai Rawit Disebut Bisa Buat Panjang Umur

0
Makan cabai rawit disebut bermanfaat untuk panjang umur. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

CNN Indonesia | Jumat, 27/11/2020 07:03 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Cabai rawit ternyata bukan cuma dimakan untuk menambah sensasi makan. Sebuah penelitian menyebut makan cabai rawit jadi rahasia panjang umur. 

The American Heart Association (AHA) merilis hasil temuannya itu pada awal pekan ini dan akan mempresentasikannya di akhir pekan lewat konferensi virtual Scientific Sessions 2020.

Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa orang yang suka makan cabai bisa panjang umur karena cabai mengandung sifat anti-inflamasi, antioksidan, antikanker, dan pengatur glukosa darah buah.

Faktor-faktor ini berperan dalam mengurangi risiko seseorang meninggal akibat penyakit kardiovaskular atau kanker.

Dalam riset tersebut, peneliti menganalisis 4.728 studi yang berkaitan dengan cabai dan penyakit yang disebutkan di atas.

Lebih dari 570 ribu catatan kesehatan dimasukkan dalam penelitian ini, termasuk orang-orang dari AS, Italia, Cina, dan Iran.

Kandidat yang makan cabai secara teratur mengalami penurunan risiko 26 persen dari kematian kardiovaskular, 23 persen dari kematian akibat kanker, dan penurunan risiko 25 persen dalam semua penyebab kematian.

“Kami terkejut menemukan bahwa dalam studi yang diterbitkan sebelumnya ini, makan cabai secara teratur dikaitkan dengan pengurangan risiko secara keseluruhan dari semua penyebab, CVD dan kematian akibat kanker,” kata Bo Xu, penulis senior laporan itu, sebagaimana dilansir New York Post.

Dia lanjut mengatakan, “Ini menyoroti bahwa faktor makanan mungkin memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan.”

Meskipun ada data yang menunjukkan bahwa pemakan cabai tampaknya memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular atau kanker, tapi Bo Xu mengatakan masih butuh banyak penelitian bahwa tanaman pedas seperti cabai berkontribusi pada umur panjang.

“Butuh lebih banyak penelitian, terutama bukti dari studi terkontrol secara acak, untuk mengonfirmasi temuan awal ini,” ujarnya.

Di antara mereka yang makan cabai, tingkat konsumsinya bervariasi, sehingga belum jelas berapa banyak yang perlu dikonsumsi untuk menawarkan manfaat kesehatan.

Apakah Anda bakal makan cabai untuk mendapat panjang umur sekaligus sensasi rasa pedas yang menggelitik saat makan?

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201112072445-255-568817/makan-cabai-rawit-disebut-bisa-buat-panjang-umur

Mengenal Antioksidan: Manfaat, Cara Kerja, Sumber Makanan

0
Antioksidan adalah nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. 
Antioksidan membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit. (ImagesBG/Pixabay)

CNN Indonesia | Jumat, 27/11/2020 09:38 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —

Antioksidan adalah nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Antioksidan membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Apa itu antioksidan?

Antioksidan adalah substansi atau senyawa yang bekerja melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Tubuh memproduksi antioksidan dalam jumlah tertentu untuk melawan berbagai radikal bebas.

“Tubuh kita sebenarnya memproduksi antioksidan, tapi dalam jumlah yang sedikit,” kata dokter Inggrid Tania dalam konferensi pers Herbatia, Kamis (26/11)

Selain diproduksi tubuh, antioksidan juga terdapat dalam makanan bernutrisi tinggi.

Sumber makanan berantioksidan

Antioksidan banyak terdapat di dalam sayur, buah, herbal, dan rempah-rempah.

“Setiap sayur, buah, herbal, dan rempah-rempah umumnya memiliki senyawa antioksidan,” tutur Tania.

Setiap sayur, buah, herbal, dan rempah-rempah mengandung jenis antioksidan yang berbeda. Misalnya, flavonoid, tanin, lignan, fenol, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Setiap jenis memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam menangkal radikal bebas di dalam tubuh.

Setiap orang direkomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayur setiap hari untuk mendapat manfaat antioksidan. Suplemen tambahan juga bisa dikonsumsi.

Cara kerja antioksidan

Antioksidan bekerja dengan melindungi sel tubuh dari radikal bebas yang menyerang. Radikal bebas terbentuk dari paparan tubuh terhadap suatu zat atau kondisi yang membahayakan seperti sinar matahari, bahan kimia, polusi, stres, merokok, junk food, alkohol, dan kurang istirahat

Paparan ini menciptakan molekul yang mengambil elektron sel-sel normal. Akibatnya, sel menjadi tidak stabil dan mengalami kerusakan. Dalam waktu yang lama, kerusakan sel dapat menyebabkan kerusakan organ yang menimbulkan penyakit.

Antioksidan bekerja dengan melawan radikal bebas tersebut. Antioksidan juga bisa mengembalikan elektron pada sel yang tidak stabil. Sehingga kerusakan organ bisa dicegah.

“Antioksidan membuat molekul menjadi stabil. Begitu proses kimianya. Tidak hanya kerusakan, tapi proses penuaan, dan penyakit degeneratif bisa dicegah,” ucap Inggrid yang merupakan ketua Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI).

Manfaat antioksidan

Nutrisi antioksidan memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh. Berikut manfaat antioksidan.
1. Menangkal radikal bebas
2. Mencegah kerusakan sel dan kerusakan organ
3. Mencegah berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal
4. Mencegah penuaan dini
5. Meningkatkan daya tahan tubuh.

sumber:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201126190232-255-575060/mengenal-antioksidan-manfaat-cara-kerja-sumber-makanan

- Advertisement -