Blog

Penyuluhan Kesehatan

Penyuluhan Kesehatan Tentang Penanganan Keracunan Makanan Dan Obat-Obatan Di SMK Swasta Farmasi YPFSU

Kasus keracunan makanan yang dilaporkan di Medan dengan tingkat mortalitas terbesar. Jenis pangan yang sering menimbulkan keracunan makanan adalah masakan rumah tangga, makanan jasa boga, dan makanan jajanan. Sedangkan untuk patogen yang paling banyak ditemukan adalah Escherichia coli. Bacillus cereus, dan Staphylococcus sp. Kejadian keracunan makanan ini menjadi peringatan besar bagi seluruh masyarakat kota Medan, Pemerintah Kota Medan menghimbau masyarakat untuk lebih bisa bersikap teliti pada saat hendak membeli makanan atau pun berbelanja.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan salah satu kampus yang menghasilkan lulusan perawat yang profesional dibidangnya melakukan penyuluhan ke beberapa SMK  Kesehatan di Kota Medan. Aksi ini di dampingin langsung oleh doden pembimbing Mata Kuliah Keperawatan kritis dan dosen pendamping yaitu Ns. Lasmarina Sinurat, S.Kep, MKep dan Ns. Adventi Riang Bevy Gulo, S.Kep, M.Kep. Penyuluhan ini diikuti oleh seluruh Mahasiswa S1 Keperawatan tingkat IV. Penyuluhan ini diadakan pada hari Kamis, 28 November 2019 dan kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Siswa/i SMKFarmasi YPFSU  kelas XII.

Kegiatan Penyuluhan ini mendapat dukungan positif dari Pemilik Yayasan, kepala sekolah serta para guru di SMK Farmasi YPFSU Medan. Para mahasiswa yang melakukan penyuluhan juga cepat akrab dengan Siswa/i disana. Dibalik itu semua ternyata masih banyak Siswa/i yang belum tahu tentang bagaimana cara penanganan pertama pada orang yang keracunan makanan. Dengan kedatangan Mahasiswa/i Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka menjadi tahu penanganan keracunan makanan dan cara hidup yang sehat.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir. SMK Farmasi YPFSU Medan juga menyambut para mahasiswa/i serta para dosen dengan baik dan hangat. Bahkan pihak sekolah berharap kedepannya pihak Universitas Sari Mutiara Indonesia dapat melakukan penyuluhan kesehatan kembali di sekolah ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan agar mahasiswa/i semakin peduli terhadap keadaan sekitar serta tanggap terhadap penanganan pertolongan pertama pada setiap penyakit. Kegiatan ini banyak memberikan dampak positif bagi banyak orang. Melalui hal kecil kita dapat menyelamatkan banyak jiwa.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Penyuluhan Penanganan Gejala Stroke Dini Program Studi Ners Di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan

Medan, 27 November 2019

Mahasiswa Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan pengabdian masyarakat di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan dengan melakukan penyuluhan Penanganan Stroke Dini. Dalam kegiatan ini mahasiswa/i berjumlah 11 orang memberikan informasi Penanganan Gejala Stroke Dini. Melalui Kegiatan ini di harapkan siswa/siswi mengenali dan mengerti tentang pencegahan penyakit Stroke serta penanganannya.

Di Indonesia banyak Penyakit yang mematikan, salah satunya adalah Stroke. Para Penderita Lansia saja, tetapi semua orang bisa terkena Penyakit Stroke. Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di dunia setelah penyakit  jantung koroner dan kanker baik di negara maju maupun negara berkembang. Kebanyakan orang belum mengenal tentang pencegahan dan penanganan stroke.Maka di himbau kepada masyarakat agar bisa mengenal apa tanda-tanda penyakit stroke. Dan segera ke sarana kesehatan jika tanda dan gejala stroke terjadi.

Penyuluhan tentang stroke ini mendapatkan dukungan positif dari SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan, Kepala Sekolah, Guru-Guru, beserta Siwa/siwi. Para mahasiswa yang melakukan penyuluhan juga dapat dengan cepat menjalin hubungan baik dengan siswa siswi disana. Di balik itu semua, ternyata banyak para siswa siswi yang tidak tahu apa itu stroke. Dengan kedatangan mahasiswa mahasiswi Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka mengetahui berbagai hal tentang penangan dan pencegahan stroke.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan kampus tanggap bencana dan kritis  akhirnya melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan penanganan gejala stroke dini di SMA Kemala Bhayangkari 1 di sekitar medan. Semoga Penyuluhan ini berdampak Positif bagi kita semua. Melalui hal Kecil kita dapat menyelamatkan banyak Jiwa.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Penyuluhan Combutio (Luka Bakar) Program Studi Ners Di SMK Kesehatan Wirahusada Medan

Medan, 27 November 2019

Mahasiswa Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan pengabdian masyrakat di SMK KESEHATAN WIRAHUSADA medan  dengan melakukan penyuluhan tentang luka bakar, dengan tujuan agar siswa/i dapat memahami derajat-derajat luka bakar. Dalam kegiatan ini mahasiswa/i berjumlah 11 orang memberikan informasi bgaimana cara menghitung derajat luka bakar pada tubuh. Selain itu siswa/i diberikan materi dengan menghitung derajat luka bakar pada tubuh.

Luka bakar merupakan suatu bentuk trauma pada kulit atau jaringan lainnya yang disebabkan oleh kontak terhadap panas atau pajanan akut lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Luka bakar terjadi saat sel yang ada pada kulit atau jaringan lainnya mengalami kerusakan akibat cairan panas, benda panas, api, radiasi, bahan radioaktif, sengatan listrik, dan bahan kimia berbahaya. Proses penyembuhan luka bakar bervariasi sesuai dengan derajat kedalaman luka bakar.

Siswa/i SMK Kesehatan Wirahusada Medan sangat antusias dengan adanya penyampaian materi tentang combutio (luka bakar), waktu pelaksanaan selama1 jam dengan memberikan evaluasi kepada siswa/i tentang combutio (luka bakar), peserta juga banyak meberikan pertanyaan bagimana cara penangana dari luka bakar.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Penyuluhan Pertolongan Pertama Pada Choking (Tersedak) Program Studi Ners Di SMK Kesehatan Hafsyah

Medan, 28 November 2019

Mahasiswa Program Studi Ners Universitas Sari Mutiara Indonesia melakukan pengabdian masyarakat di SMK Kesehatan Hafsyah Medan Tembung dengan melakukan penyuluhan tentang pertolongan pertama pada korban choking (tersedak). Tersedak merupakan keadaan gawat napas yang masih sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Menurut data, angka kematian yang disebabkan oleh obstruksi jalan napas khususnya tersedak masih tinggi di kalang bayi. Penyebab bayi tersedak adalah posisi menyusui yang salah dan terlalu banyak susu yang masuk ke dalam mulut bayi yang tidak seimbang dengan kemampuan bayi menyedotnya, sehingga membuat bayi kesulitan bernapas, dan menghalangi keluar masuknya udara, sehingga pada saat inspirasi, laring terbuka dan minuman atau benda asing masuk kedalam laring, kemudian benda asing itu terjepit di sfingter laring. Pada anak-anak, penyebab tersedak adalah tidak dikunyahnya makanan dengan sempurna dan makan terlalu banyak pada satu waktu. Selain itu, anak-anak juga sering memasukkan benda-benda padat kecil ke dalam mulutnya, begitu juga pada orang dewasa penyebab tersedak adalah tidak dikunyahnya makanan dengan sempurna serta ma -kan sambil berbicara dan tertawa. Bahaya dari tersedak bila tidak tahu tanda-tanda dari tersedak dan tidak dengan segera dilakukan penanganan dini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, kebiruan dan hilang kesadaran. Oleh karena itu, mahasiswa/i sari mutiara melakukan penyuluhan kepada siswa/i agar dapat memahami bagaimana pertolongan pertama pada korban choking(tersedak). Dalam kegiatan ini siswa/i berjumlah 17 orang yang didampingi oleh Guru SMK kesehatan Hafsyah Medan.

Kegiatan yang dilakukan adalah pengaplikasian tentang pertolongan pertama tersedak seperti Tepukan dipunggung (back blow), Manuver Hentakan pada Perut (abdominal thrust)/Manuver Heimlich, Manuver hentakan pada Dada(chest thrust), karena mereka baru mengetahuinya. Sehingga menambah wawasan bagi siswi dan berkat penyuluhan yang dilakukan juga menambah wawasan siswi untuk melakukan pertolongan pertama pada orang yang tersedak, karna sebelumnya mereka belum pernah mendapat kan materi seperti itu. Siswa/i SMK Kesehatan Hafsyah Medan Tembung sangat antusias dengan adanya pelatihan pertolongan pertama pada korban choking(tersedak), waktu pelaksanaan pertolongan pertama pada korban choking selama 1 jam dengan memberikan evaluasi kepada siswa/i tentang pertolongan pertama pada korban choking(tersedak), peserta juga memberikan banyak pertanyaan bagaimana hal – hal apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan pertolongan pertama pada korban yang mengalami choking(tersedak).

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB

Penyuluhan First Aid Kecelakaan Lalu Lintas Di SMK Dharma Analitika Medan

Kecelakaan lalu-lintas adalah kejadian di mana sebuah kendaraan bermotor tabrakan dengan benda lain dan menyebabkan kerusakan. Kadang kecelakaan ini dapat mengakibatkan luka-luka atau kematian manusia atau binatang. Kecelakaan lalu-lintas menelan korban jiwa sekitar 1,2 juta manusia setiap tahun menurut WHO, karena kecelakaan tidak dapat dipungkiri dan di prediksi kapan dan dimana akan terjadi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa angka kematian yang diakibatkan oleh KLL terus meningkat dan pelajar atau muda mudi adalah asset Negara yang harus siap tanggap ketika bencana datang (kecelakaan). Sebagai muda mudi sudah sepatutnya mengerti tentang “ First Aid “ pada kecelakaan lalu lintas dan tidak berpikir tentang “what should I do “ melainkan “ I will Do” ketika terjadi kecelakaan didepan mata. Karena Ironisnya jaman generasi millennial sekarang ketika terjadinya kecelakaan semua akan  berfokus terhadap gadget dan memposting kecelakaan dan berharap akan “viral”.

Universitas Sari Mutiara Indonesia, yang merupakan kampus Cerdas Berkarakter akhirnya melakukan penyuluhan salah satunya di SMK Dharma Analitika Medan. Kegiatan ini merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata Kuliah Keprawatan Kritis yang di inisiasasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hjutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, M.Kep, Ns.Amila S.Kep M.Kep, Sp.KMB dan Ns. Janno Sianga, S.kep, M.Kep, Sp.Kmb.  Penyuluhan ini di ikuti oleh seluruh mahasiswa mahasiswi S1 Keperawatan tingkat IV. Penyuluhan ini di adakan pada hari Kamis, 28 November 2019. Penyuluhan tersebut berupaya untuk meningkatkan pengetahuan pelajar tentang bagaimana pertolongan pertama pada kecelakan lalu lintas seperti : Mengangkat korban dengan 1 dan 2 penolong, pembidaian dan membalut luka dengan kasus head injury.

Kegiatan penyuluhan ini mendapatkan apresiasi yang baik dari Pemilik Yayasan, Kepala Sekolah, serta guru-guru di SMK Dharma Analitika Medan. Para Mahasiswa juga dapat menjalain komunikasi yang baik dengan pelajar di SMk tersebeut dan para pelajar juga antusias dengan kedatangan kami yang dibutkikan dengan memberikan pertanyaan dari pelajar tersebut.  Dengan kedatangan mahasiswa mahasiswi Universitas Sari Mutiara Indonesia akhirnya mereka mengetahui berbagai hal tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan sangat baik dari awal hingga akhir, para pelajar ikut serta dalam melakukan evaluasi dan diberikan reward setiap pelajar yang ikut mencoba melakukan contoh dari pertolongan pertama. Penyuluhan memberikan dampak positif untuk banyak orang dan bisa memberikan wawasan yang lebih, yang tidak tahu menjadi tahu yang tahu semakin bertambah ilmunya. Power Is Gained By Sharing Not Hoarding It.

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Praktik Lapangan mata kuliah Keperawatan Kritis yang di inisiasi oleh dosen pengampu mata kuliah yaitu : Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ns. Agnes Silvina Marbun, S.Kep, M.Kep, Ns. Amila, S.Kep, M.Kep, Sp.KepMB dan Ns. Janno Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB.

Redaksi

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Bobby Gea

 

Melatih Care Giver

0

Melatih Care Giver Tentang Cara Dan Strategi Merawat Orang Dengan Demensia

Demensia merupakan istilah umum (payung) untuk menggambarkan kumpulan gejala penurunan fungsi kognitif seperti daya ingat, emosi, pengambilan keputusan, dan fungsi otak lainnya, yang karena sedemikian parahnya akhirnya mengganggu kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari; Activity Daily Living (ADL) menjadi terganggu.  Perlahan-lahan, semakin banyak bagian otak yang rusak, dan gejala yang timbul pun menjadi lebih parah. Semakin tua usia, semakin rentan untuk terkena demensia.


Caregiver merupakan orang terdekat yang biasanya di Indonesia care giver adalah keluarga dari ODD(orang degna demensia).  Banyak hal yang perlu diketahui dan dilakukan oleh care giver sehingga dalam merawat ODD bisa optimal dan memiliki kualitas hidup yang baik.


Maka dari itu Ns. Siska Evi Martina, S.Kep., MNS yang merupakan salah satu dosen Prodi Ners, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan yang juga merupakan penggerak dan pemerhati Demensia yang bergabung aktif dalam ALZI khususnya wilayah Sumatera Utara dan juga bekerja sama dengan Departemen Neurologi RS USU mengadakan pelatihan bagi care giver tentang “perawatan orang dengan demensia”.

 

Redaksi

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Peringatan Maulid Nabi 1441 H

0

Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam 30 Rabiul Awal 1441 Hijriah (27 November 2019 Masehi)

H

Selamat Hari Guru

0

Upaya Pencegahan Stunting

0

Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional Dosen Prodi Ners atas nama Ns. Siska Evi  bersama dengan mahasiswa Prodi Ners melakukan beberapa kegiatan dalam upaya pencegahan stunting sesuai program yang sedang menjadi fokus pemerintah. Tim dari Prodi Ners melakukan deteksi dini stunting pada anak – anak di dusun 4 Desa Durin Tunggal. Selain itu juga memberikan inovasi makanan untuk anak dari sumber pangan yg di tanam masyarakat di Dusun 1 dan 5 Desa Durin Tunggal.

Delegasi Antar Negara Dalam IHSEP 2019

0

Delegasi Universitas Sari Mutiara Indonesia  yang terdiri dari Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes (Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia), Taruli Rohana Sinaga, SP, MKM (Dekan FFIKes), Ns. Rinco Siregar, S.Kep, MNS (Kaprodi Ners), Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep (Ketua Komite Etik Penelitian) dan Florimta Ari Sebayang (Kepala KUI) menghadiri acara International Conference on Advancement in Health Science Education and Professionals 2019 (iHSEP), Synergy and Reform for Better Health in Celebration oh the Royal Coronation Ceremony, The Miracle Grand Convention Hotel, Bangkok, Thailand, November 11-13, 2019.  Dalam kegiatan ini Universitas Sari Mutiara Indonesia mendapat undangan untuk menjadi Cohost dalam International Conference on Advancement in Health Science Education and Professionals 2019 (iHSEP).

Dalam kegiatan ini yang menajdi Host nya adalah Ministry of Public Health, Thailand dan Praboromarajchanok Institute, Thailand. Selain Universitas Sari Mutiara Indonesia ada beberapa Cohost lain seperti Youjiang Medical University of Nationalities, China; Matsuyama University of Human Environments, Japan; Association of Indonesian Nurse Education Center (AINEC), Indonesia; Alma Ata University, Indonesia; Champasak Health Science College, Laos PDR; Savannakhet Health Science College, Laos PDR; Waikato Institute of Technology (WINTEC), New Zealand; Nanyang Polytechnic International, Singapore; Malardalen University, Sweden, University of East Anglia, UK; Capital University, USA; Southern New Hamshire Univeristy, USA dan Elsevier.

Setelah acara ceremonial berlangsung, Universitas Sari Mutiara Indonesia yang diwakili oleh Rektor Dr. Ivan Elisabeth Purba M.Kes ikut melakukan penandatanganan MoU dengan beberapa Institusi. Beliau berharap, adanya kerjasama ini akan membangun atmosfer Internasional di Universitas Sari Mutiara Indonesia dan semoga semua Dosen Universitas Sari Mutiara Indonesia semakin maju dalam memberikan ilmu yang terbaik.

ORAL PRESENTASE DI IHSEP BANGKOK 2019

Pelaksanaan International Conference Advancement in Health Sciences Education and Professions: Synergy and Reform for Better Health yang berlangsung selama 3 hari (11-13 November 2019) diadakan dengan beberapa sesi. Salah satunya adalah sesi Oral Presentase. Dalam hal ini, Dekan FFIKes Universitas Sari Mutiara Indonesia Taruli Rohana Sinaga, SP, MKM menjadi salah satu “Presenter” dalam kegiatan Oral Presentase tersebut. Judul penelitian yang di paparkan adalah “The Influence of the Application of Nursing Ethics Principles (Beneficence and Justice Principles) on the Quality of Nursing Services at Dr. Pirngadi General Hospital, Medan”. Banyak hal dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini, mulai dari memberikan pertanyaan dan memberikan masukan saran bagi pesertanya. Selain itu juga bertugas untuk memberikan penilaian untuk para presenter, hal yang dinlai antara lain kerelavanan antara isi dengan judul, cara presentase, materi presentase, proses tanya jawab dan juga hasil penelitian menjadi hal yang diperhatikan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes (Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia), Taruli Rohana Sinaga, SP, MKM (Dekan FFIKes), Ns. Rinco Siregar, S.Kep, MNS (Kaprodi Ners), Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep (Ketua Komite Etik Penelitian) dan Florimta Ari Sebayang (Kepala KUI).

 

Redaksi

Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep

Training Of Trainer

Training Of Trainer (ToT) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara

Seminar Nasional Ilmu Pendidikan

Dari kiri ke kanan:  Dr. Desyandri, M.Pd (Ketua Himpunan Dosen PGSD Wilayah II, 
Prof. Dian Amanto, M.Pd, M.A, M.Sc, Ph.D (Kepala LLDIKTI Wilayah I), 
Dr. Taufina, M.Pd, Dra. Panni Ance Lumbantobing, M.Psi (Dekan FIP), 
Dr. Yasaratodo Wau, M.Pd

Fakultas Ilmu Pendidikan USM-Indonesia Selenggarakan Seminar  Nasional  Dengan Tema “Inovasi Pembelajaran Dalam Menyikapi Revolusi Industri 4.0”

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia melaksanakan seminar nasional pada hari Sabtu 16 November 2019 di Ign.Washington Purba Hall dengan tema “Inovasi Pembelajaran Dalam Menyikapi Revolusi Industri 4.0”. Seminar ini bertujuan untuk menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan mahasiswa  sebagai calon pendidik Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar dan kesadaran akan pentingnya “Inovasi Pembelajaran di era Abad 21’’.

Kegiatan seminar dilaksanakan bekerja sama dengan Himpunan Dosen PGSD (HD PGSD) Indonesia Wilayah II yang sehari sebelumnya telah melaksanakan rapat kerja pada hari Jumat, 15 November 2019. Acara seminar nasional dibuka oleh Ibu Asima Sirait S.Pd., M.Kes (Wakil rektor Bidang Akademik), yang didamping oleh Ibu Dra. Panni Ance, M.Psi (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia), turut hadir  Ketua HDPGSD Bapak Dr. Desyandi., M.Pd yang juga menyampaikan sambutan serta harapannya agar menjadi pendidik yang professional dan berkualitas sesuai dengan perkembangan teknologi revolusi industri 4.0. Peserta seminar yang merupakan dosen dan mahasiswa PGSD dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Sumatera yang berjumlah  420 orang mengikuti seluruh rangkaian seminar dengan penuh antusias.

Kegiatan seminar nasional ini juga di dukung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah I Bapak Prof. Dian Armanto, M.Pd., M.A., M.Sc., Ph.D sekaligus juga sebagai narasumber yang menyampaikan materi ”Evaluasi Pembelajaran Abad 21” bersama dua orang pembicara lainnya, yakni Bapak Dr. Yasaratodo Wau, M.Pd dengan materi  “Inovasi Pembelajaran Dalam Menyikapi IR 4.0 dan Keterampilan Abad 21”, serta Ibu Dr. Taufina, M.Pd dengan materi “Pembelajaran Tematik Di Era Globalisasi untuk Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 di Sekolah Dasar”.

Prof. Dian Armanto, M.Pd., M.A., M.Sc., Ph.D menekankan bahwa pada Abad 21 ini evaluasi yang dilaksanakan guru sebagai pendidik harus bersifat HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau kemampuan berfikir tingkat tinggi sehingga peserta didik terbiasa memecahkan masalah dengan kreatif dan inovatif. Dalam menyusun penilaian hasil belajar, pendidik harus mengetahui tingkat penguasaan kompetensi, menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi, menetapkan program perbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi, dan memperbaiki proses pembelajaran dari peserta didiknya.

Dengan pelaksanaan seminar ini diharapkan dapat menciptakan guru-guru yang professional, hebat, berkualitas, kreatif dan inovatif dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0.

Mitra Penyelenggara (Co-Host)

Foto bersama peserta co-host dengan Kementerian Kesehatan Kerajaan Thailand

UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA MITRA PENYELENGARA (CO-HOST) KONFERENSI INTERNASIONAL DI THAILAND

BANGKOK,11 -13 N0V 2019

Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia Dr. Ivan Elisabeth Purba, M. Kes.  bersama dosen Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan (Taruli Sinaga, SP., M.KM., Rinco Siregar, S.Kep., M. Kep.,   Ns. Johansen S.Kep., M.Kep., dan F. Ari Anggraini Sebayang M.A)   mengikuti International Conference on Advancement in Health Science Education and Professionals 2019 (IHSEP 2019). Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Miracle Convention Hotel Bangkok, selama 3 hari mulai dari tanggal 11-13 November 2019. Kementerian Kesehatan Kerajaan Thailand mengusung tema “Synergy and Reform for Better Health.” pada IHSEP 2019 ini.

Kementerian Kesehatan Kerajaan Thailand, Mr.  Anutin Harnvirakul, membuka secara resmi acara IHSEP 2019 yang diikuti oleh peserta dari 15 negara, di antaranya Amerika, Swedia, Belgia, Jepang, Cina, Indonesia, Malaysia, Laos dan beberapa negara lain. Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr. Ivan Elisabeth Purba, M. Kes., juga mendapat kehormatan menerima cendera mata penghargaan atas partisipasi USM-Indonesia sebagai co-host pada konferensi internasional yang sudah menjadi agenda tahunan Kementerian Kesehatan Thailand tersebut. Keterlibatan USM-Indonesia sebagai co-host pada konferensi ini merupakan salah satu komitmen universitas dalam  mewujudkan visi universitas yakni: menjadi universitas yang unggul, berkarakter dan berdaya saing global tahun 2038. Partisipasi aktif di berbagai kegiatan internasional juga merupakan salah satu bentuk aplikasi dari core values USM-Indonesia “Globalisme” diaplikasikan dengan  partisipasi aktif.

Selain menjadi co-host USM-Indonesia juga kembali menandatangani perjanjian kerja sama (MoA) dengan institut kesehatan yang berada di bawah naungan Praboromarachanok Institutes (PBRI). Adapun tujuan  penandantangan MoA ini untuk meningkatkan kualitas kerjasama dengan tetap secara aktif dan produktif melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi keduabelah pihak.

Kerjasama USM-Indonesia dengan PBRI telah terjalin sejak 2012 dan telah melakukan dua kali perpanjangan MoA dengan institute kesehatan dibawah naungan PBRI yakni dengan Boromarajonani College of Nursing Sanpasitiphrasong Ubon Ratchathani (BCNSP). Dengan BCNSP, USM-Indonesia telah melaksanakan berbagai kegiatan bersama yang mendapat respon sangat baik dari keduabelah pihak. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan, diantaranya; student exchange, faculty member exchange, joint research, community service dan cultural exchange.

Pada kesempatan yang sama, USM-Indonesia juga menandatangani nota kerja sama untuk pertama kalinya dengan institusi kesehatan masyarakat Thailand yaitu Sirindhorn College of Public Health yang berada di Provinsi Trang, Thailand. Diharapkan dengan penandatangan kerjasama dengan Sirindhorn College of Public Health, dapat meningkatkan mutu kerjasama internasional universitas sehingga dapat terwujud lulusan yang unggul, berkarakter dan berdaya saing global.

Penandatangan MoA dengan Boromarajonani College of Nursing Sanpasithiprasong, 
Ubon Ratchathani, Thailand
- Advertisement -